PENAMBAHAN METODE PENGAMANAN AUTHENTICATION UNTUK MENGURANGI RISIKO PEMBOBOLAN KARTU ATM BANK DI INDONESIA

Perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat telah memberi dampak berbagai segi kehidupan tak terkecuali di bidang sistem pembayaran. Mulai tahun 2006 yang lalu, ATM telah menjadi kebutuhan vital masyarakat dalam bertransaksi. Frekuensi masyarakat menggunakan ATM rata-rata lima kali dalam sebulan per nasabah. Total jumlah transaksi menggunakan ATM mencapai 95 juta transaksi per bulan (intra dan antarbank). (Ibrahimsyah, 2008)
Banyaknya pengguna kartu ATM memicu para pelaku tindak kejahatan melakukan aksinya. Penggunaan teknologi magnetic stripe yang saat ini umumnya digunakan pada alat pembayaran menggunakan kartu dinilai sudah semakin rawan terhadap berbagai modus operasi kejahatan, karena sangat mudah untuk dicopy dan kemudian digandakan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai kasus pembobolan kartu ATM Bank yang terjadi pada pertengahan bulan januari 2010. Kasus pembobolan kartu ATM yang terjadi pada bank BCA, Mandiri, BNI, BRI, BII, dan Bank Permata ini mengakibatkan kerugian lebih dari 5 miliar rupiah (Qomariyah, 2010)
Oleh karena itu, untuk meningkatkan keamanan kartu ATM tersebut, perlu dilakukan perubahan-perubahan, seperti melakukan migrasi kartu dari teknologi magnetic stripe ke teknologi berbasis chip. Dengan menerapkan teknologi chip, data yang tersimpan didalam kartu lebih aman, karena telah dienkripsi. Disamping itu perlu juga dikembangkan PIN dengan panjang kode lebih dari 4 digit. Semakin panjang kode PIN, tentu akan semakin sulit pula untuk dibobol. Penggantian PIN secara berkala oleh nasabah pun akan semakin mempertinggi tingkat keamanan. Ditambah lagi dengan penggunaan sistem fingerprint pada mesin ATM, maka transaksi memakai kartu akan semakin terjaga keamanannya.
Apabila perubahan-perubahan tersebut dilakukan, maka risiko pembobolan kartu ATM bank dapat dipastikan akan turun drastis. Sebab untuk melakukan pembobolan semakin sulit.

gambaran model mesin ATM dengan fingerprint :

atm

Untuk versi pdf bisa download disini

author : arif, denis, diyah

research on the blog

Iklan

Tentang arifrohmadi

Mahasiswa Informatika yang berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi serta dapat berbagi dan bermanfaat bagi orang lain
Pos ini dipublikasikan di research dan tag . Tandai permalink.

3 Balasan ke PENAMBAHAN METODE PENGAMANAN AUTHENTICATION UNTUK MENGURANGI RISIKO PEMBOBOLAN KARTU ATM BANK DI INDONESIA

  1. Ping balik: JACKIE

  2. Arpiyani berkata:

    Ada jurnal terkait

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s