Pemberdayaan Desa Pintar sebagai Sarana Peningkatan Kualitas Penduduk Desa

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat menuntut kita agar terus mengupdate informasi bila tidak mau ketinggalan informasi baru. Internet sebagai media yang berperan besar dalam arus informasi ini, merupakan sarana yang perlu dimanfaatkan secara optimal.

Memang tidak semua yang ada di internet itu baik, tetapi bila kita dapat menggunakannya secara arif maka kita akan dapat berkembang dan dapat dengan cepat memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk pengembangan usaha maupun menciptakan suatu hal baru yang dapat berguna bagi masyarakat luas.

Namun, di Indonesia pemanfaatan internet tersebut masih kurang optimal. Hanya daerah perkotaan saja yang telah memanfaatkannya dengan baik. Sementara di wilayah pedesaan masih jarang yang menggunakan internet. Padahal penduduk desa seringkali mempunyai potensi yang tinggi dalam inovasi. Oleh karena itu diperlukan adanya program penyuluhan dan pemberdayaan Desa Pintar (Desa Punya Internet) mengingat pentingnya teknologi tersebut. Terlebih lagi dengan mulainya AFTA di tahun 2010 ini yang menyebabkan barang-barang yang datang dari luar negeri tidak lagi dikenakan bea cukai.

Jika penduduk desa mulai dari sekarang tidak segera ditingkatkan SDM-nya, maka kemungkinan masyarakat terpuruk akan semakin besar, mengingat semakin banyaknya para pedagang asing yang memonopoli pasaran di indonesia.

Dengan pemberdayaan Desa Pintar diharapkan masyarakat desa menjadi dapat mandiri dan berinovasi sesuai dengan kemampuan dan kreatifitas masing-masing. Sekarang akses internet semakin mudah, dengan menggunakan handphone kita dapat mengakses internet. Disamping itu jika desa tersebut dekat dengan cyber city (± 1 km), dengan menggunakan wajan bolik akan didapatkan sinyal wireless yang cukup kuat atau dengan menggunakan modem internet sekarang juga semakin terjangkau.

Jika masyarakat desa sudah familiar dengan internet, diharapkan mereka dapat berproduktifitas dengan lebih baik dan tidak mudah dibodohi atau dipermainkan oleh orang lain, tentunya penggunaan internet tersebut juga harus untuk hal yang positif.

untuk versi pdf bisa didownload disini

Author : Arif

research on the blog

Iklan