“JAMU”- Cara Jitu Kendalikan Diabetes

Dr.dr.Robert Arjuna FEAS merupakan sesosok dokter yang patut diacungi jempol. Pria kelahiran Riau 1957 ini rela mengabdikan keahlian dan waktunya untuk pasien tanpa membedakan kondisi sosial ekonomi. Bagi beliau, bisa turun tangan langsung merawat keadaan pasien melewati masa krisis adalah sebuah kebanggaan tak ternilai. Keahlian beliau di bidang penanganan penyakit diabetes, tapi dia juga aktif dalam bidang tulis-menulis. Bapak empat anak tersebut banyak mencatat kejadian-kejadian unik kehidupan sosial, terutama di balik ruang praktiknya. Akhir desember lalu sebuah buku hasil karya beliau  yang berjudul “Olala..Dunia Penuh Warna” telah di launching di jakarta.

Ups jadi kemana-mana mbahasnya capek 

Langsung saja begini, bicara soal penyebab diabetes ternyata dibagi 2 sodara-sodari , pertama karena faktor keturunan, dan yang kedua karena faktor pola hidup yang kurang sehat. Dari 2 tipe tersebut, tipe pertama tidak dapat disembuhkan (menderita permanen) sedangkan tipe yang kedua masih ada harapan bisa disembuhkan (selama kondisi pankreas tidak rusak parah).

Orang yang sering kencing belum tentu menderita penyakit gula, jadi salah jika seseorang melihat orang sering kencing langsung memvonisnya terkena penyakit gula alias yang lebih sering disebut diabetes mellitus.

Mengapa dikatakan belum tentu menderita penyakit gula ?, karena diabetes itu sendiri dibedakan jadi 2 tipe yang pertama diabetes mellitus (diabetes=bocor,mellitus=madu istilah indo-nya kencing manis), penyebabnya adalah rusaknya pankreas, kalau sudah rusak maka harus melakukan perawatan secara intensif dan tidak melanggar pantangan yang telah dianjurkan oleh dokter.   

tipe kedua, diabetes insipedus, kalau yang tipe ini sering kencing terus..bisa disembukan, segera saja diperiksakan ke dokter.

Bila anda terindikasi menderita penyakit diabetes mellitus, jangan berobat kesembarang orang..Berobatlah ke dokter yang ahli menangani penyakit tersebut. Jangan membeli obat sendiri dan meminumnya tanpa anjuran dokter. Karena hal tersebut bisa berakibat fatal dan justru akan memperparah kondisi anda.

Beberapa komplikasi yang disebabkan penyakit diabetes mellitus (kencing manis) antara lain : stroke, buta, jantung koroner, ginjal bocor, kaki busuk, dan impoten.

Untuk menyembuhkan atau meminimalkan resiko terkena komplikasi dari penyakit diabetes mellitus adalah bukan mengkonsumsi obat-obat penekan gula secara terus-menerus, tetapi bagaimana memperbaiki kondisi pankreas itu sendiri. Jangan senang bila setelah memakan obat-obat penekan gula, kadar gula turun. Itu hanya sementara, karena beberapa waktu kemudian akan naik lagi, dan tiba-tiba bisa saja terkena stroke atau komplikasi yang lain secara mendadak. Sebab obat tersebut tidak menyembuhkan penyebab diabetes itu sendiri.

Ada kasus yang ditangani oleh dokter Robert dimana pasiennya menderita kaki busuk akibat komplikasi kencing manis. Cara tercepat untuk penyembuhan adalah dengan potong kaki, namun beliau tidak menyerah untuk menyembuhkan pasien tersebut, dengan mengobati sumber penyebab penyakit tersebut. Luka yang diderita pasien berupa luka basah, itu artinya pembuluh darahnya masih bekerja, jadi artinya harapan sembuh masih ada. Dan betul sekali, dengan perawatan yang rutin si pasien berhasil sembuh tanpa harus potong kaki.

menurut beliau pada penderita kaki busuk, luka basah dengan luka kering lebih bagus luka basah. Meskipun pada luka basah baunya tidak enak, tetapi itu menandakan pembuluh darahnya masih bekerja dengan baik. Berbeda dengan luka kering, itu menandakan pembuluh daranya sudah mati.

Lalu kiat-kiat apa biar bisa tidak terkena diabetes atau setidaknya bisa merawat diri bagi penderita diabetes agar tidak terjadi komplikasi yang berkelanjutan ?

Rahasianya adalah dengan menerapkan POLA HIDUP SEHAT (olahraga teratur,tidur cukup,dll) dan JAMU (Jaga Mulut), maksudnya dalam makan  jangan asal-asalan, tapi perhatikan kandungannya , sebab kebanyakan makanan-makanan instan tidak sehat untuk dikonsumsi.

Iklan