SiLo (Sisi Lain Solo)

logo-solo

   Solo “The spirit of Java” begitulah kota seluas 44,03 km2 ini sering disebut. Kota unik dengan banyak objek wisata, budaya maupun event-event yang menarik.

  Berbagai objek wisata mulai dari Kraton Surakarta, Istana Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, Taman Satwa Taru Jurug, Taman Sriwedari dan masih banyak lagi yang menarik untuk dikunjungi.

   Wisata Nongkrong/tempat makan di kota solo juga tak kalah seru. Beberapa tempat seperti Lesehan Kota Barat, Lesehan Stadion Manahan, Keprabon (Tempat makan nasi liwet), Pujasari Sriwedari, Jagung Bakar, dan C Meal Seafood bisa menjadi lokasi yang patut dicoba.

Kalau dari tadi yang dibahas sepertinya hal-hal yang biasa saja ya ngakak , lalu apa sih sisi lainnya ? bingung

   Tahukah sejak batik diresmikan sebagai kebudayaan asli milik bangsa indonesia pada oleh PBB pada tanggal 2 Oktober 2009, Solo jadi semakin gencar melakukan pagelaran batik ?

   Sebagai dampaknya, banyak pesanan batik baik dari domestik maupun mancanegara. Batik pun terus menerus diproduksi. Batik yang dihasilkan juga indah-indah dan menarik. Namun dibalik cantiknya batik yang dihasilkan ada dampaknya lho. Limbah yang dihasilkan dari produksi batik jadi problem tersendiri buat kota solo.

   Limbah yang dihasilkan dari produksi batik itu terdiri dari 2, limbah padat dan limbah cair.  Untuk limbah padat sudah didaur ulang dan dapat dimanfaatkan kembali menjadi kerajinan tangan yang unik, tapi untuk limbah cair yang berasal dari bahan pewarna kimia kebanyakan belum di daur ulang sebelum dibuang. Limbah-limbah tersebut langsung saja dibuang ke sungai tanpa perasaan bersalah. Padahal dari pemerintah sudah mewajibkan bagi para pengusaha batik untuk menerapkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sistem pembuangan limbahnya. Namun karena mahal dan hasil olahan limbah cair tersebut tidak memiliki kegunaan apapun, banyak pengusaha yang mengabaikannya. Alhasil pencemaran sungai pun semakin menjadi.. 

limbah_bengawan_solo_001 limbah_bengawan_solo_003

                             Pencemaran Sungai Bengawan Solo

Semoga para pengusaha segera sadar dan mau menerpakan IPAL di sistem pembuangan limbahnya. Karena kita ini hidup juga tergantung pada alam, kalau alamnya rusak, air bersih makin langka, ikan-ikan pada mati..bukankah kita yang akan susah juga ?,

Iklan

Tentang arifrohmadi

Mahasiswa Informatika yang berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi serta dapat berbagi dan bermanfaat bagi orang lain
Pos ini dipublikasikan di kompetisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s