Kompetisi Web Kompas Muda & AQUA – Pentingnya Air dan Kontribusinya di Masa Depan

Kompetisi Web Kompas Muda & AQUA – Pentingnya Air dan Kontribusinya di Masa Depan

Semua orang pasti setuju kalau air sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup. Air diperlukan oleh Tumbuhan sehingga dapat menjadi produsen bagi binatang maupun manusia dalam mata rantai kehidupan. Air disamping untuk minum, untuk sebagian binatang juga menjadi tempat tinggal mereka. Belum lagi kita sebagai manusia yang tubuhnya 80% terdiri dari air, ketergantungan terhadap air lebih krusial. Orang kalau hanya tidak makan 3 hari saja masih bisa hidup, bagaimana kalau 3 hari tidak minum sama sekali ?, akibatnya akan fatal.

Air memiliki beberapa manfaat diantaranya :

Memperlancar sistem pencernaan

Mengkonsumsi air dalam jumlah yang cukup setiap hari kita akan terhindar dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit.

Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, mencegah penyakit batu ginjal dan hati, dan membuat tubuh lebih berenergi

Menambah kecantikan Alami

Air akan membantu menjaga kulit agar tetap kenyal sehingga terlihat awet muda dan cantik alami.

Meningkatkan kesuburan

Meningkatkan produksi hormone testosteron pada pria serta hormone estrogen pada wanita.

Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak

Menyehatkan jantung

Membuat tubuh lebih bugar

Air dulunya merupakan barang yang bisa dikatakan melimpah ruah. Meski keberadaan air tawar yang kira-kira hanya 2,5% dari seluruh air yang terdapat di bumi tetap mencukupi. Bahkan untuk mendapatkan air itu sangat mudah. Sungai-sungai masih jernih dan alami. Minum langsung dari air sungai tidak akan menimbulkan penyakit. Pepohonan pun masih banyak. Suasana alam masih asri di kala itu.

Berbanding terbalik dengan masa modern ini, kondisi alam sudah tidak sebaik dulu lagi. Berdirinya pabrik-pabrik, penggunaan alat-alat elektronik, adanya kendaraan bermotor, serta berbagai inovasi teknologi lainnya yang tak terhitung dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Air sungai yang dulu jernih dan dapat langsung diminum kini tinggal impian. Sungai-sungai tak lagi jernih seperti dulu kala, bahkan tak layak untuk diminum karena beracun.

clip_image002

(Foto : Kali Bekasi)

Ironis memang melihat keadaan tersebut, belum lagi ditambah oknum penggundulan hutan yang merajalela. Hutan-hutan pun kini sedikit pepohonannya. Tampak dari luar kelihatan hijau, tetapi ketika ditilik lebih dalam, bagian dalamnya sudah digerogoti oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab. Tiada terpikir dampaknya oleh mereka. Hutan yang sudah tidak seperti dulu lagi, tentu kemampuannya juga sudah menurun. Air tanah yang dapat disimpan pun menurun. Yang terjadi sumber air tawar pun semakin sedikit. Terlebih lagi di perkotaan, bisa dipastikan sumber-sumber air tanahnya sudah tercemar oleh kandungan zat-zat berbahaya limbah pabrik.

Akhirnya kini air menjadi komoditi yang tidak murah lagi. Kalau menginginkan air yang benar-benar bersih, perlu merogoh uang untuk membeli air yang sudah disterilkan melalui proses penyulingan. Di satu sisi, itu meningkatkan kekayaan orang yang mempunyai alat untuk melakukan sterilisasi air tersebut. Di sisi lain, orang miskin yang tidak kuat untuk membeli air bersih semakin terpuruk keadaannya. Mereka terpaksa minum air yang sudah tercemar yang terkadang membuat mereka sakit-sakitan bahkan ada yang sampai meninggal.

Belum lama ini satu tim riset Korea Selatan berhasil mengembangkan alat penyuling air yang dapat dibawa kemana-mana. Ukuran alat tersebut kurang lebih sebesar tas kecil. Metode penyaringan yang digunakan menggunakan sodium dan khlor. Apabila air laut melewati saringan didalam alat tersebut, kekuatan transisi ion dapat memisahkan zat air salinitas dari zat air tawar. Alat ini dapat membuat 1 liter air tawar dari air laut dalam waktu 4 sampai 5 menit dengan membutuhkan sedikit tenaga listrik.

Dengan adanya inovasi alat filter baru tersebut memang lebih membantu, mengingat sebelumnya alat filter air berukuran besar. Tapi berdasarkan efektifitasnya, tetap saja efektif yang besar, dalam waktu singkat dapat membuat air tawar dalam jumlah yang lebih banyak. Sepertinya alat penyuling air yang didesain seukuran tas kecil tersebut memang sengaja dibuat untuk kalangan khalayak umum. Walaupun tetap saja yang dapat menikmati penggunaan alat tersebut adalah kalangan menengah keatas terkait harganya yang pasti tergolong mahal. Selain itu apakah hanya untuk mendapatkan air tawar harus pergi ke laut dulu untuk mengambil air, baru kemudian di sterilkan ?, tentu tidak mungkin masyarakat umum mau melakukan itu. Pasalnya alat tersebut masih terbatas pada penyulingan air laut ke air tawar. Untuk air yang tercemar berbagai zat-zat buangan limbah berbahaya belum dijelaskan secara lebih detail.

Bila pencemaran air kelak bukannya menurun tetapi semakin meningkat, air bersih akan semakin sulit ditemukan. Proses penyulingan tentu tidak akan bisa meng-handle seluruh kebutuhan air bersih umat manusia di dunia ini. Bahkan mungkin bisa menimbulkan peperangan yang tidak lagi bermotif kelangkaan emas hitam (minyak tanah) tetapi menjadi bermotif emas biru (air).

Mengingat pentingnya air bagi kehidupan umat manusia, maka mulai dari sekarang mari kita kembali perduli terhadap keadaan lingkungan kita. Mari kita kurangi penggunaan barang-barang yang berpotensi mencemari lingkungan. Kita tingkatkan kesadaran diri kita. Saling menjaga dan sadar jangan ada lagi penebangan hutan. Justru perlu adanya penghijauan dengan menggalakkan gerakan penanaman pohon dan menjaga kelestariannya.

Back to Nature dan Go Green perlu digalakkan, inovasi-inovasi teknologi juga perlu memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan, jadi jangan hanya asal berinovasi. Selain itu bagi negara-negara dengan curah hujan tinggi, bisa juga membuat suatu penampung air yang besar guna menampung air hujan. Sehingga ketika musim kemarau datang, persediaan air tetap masih ada. Selain itu untuk menambah ketersediaan air, bisa juga melakukan inovasi dengan memanfaatkan zat penyusun air itu sendiri. Molekul air tersusun dari 2 atom hydrogen dan 1 atom oksigen. Kedua gas tersebut tersebar bebas di alam. Gas hydrogen merupakan gas yang mudah terbakar, sementara gas oksigen merupakan pemicu pembakaran. Ketika kedua gas tersebut direaksikan cukup berbahaya. Oleh karena itu sampai saat ini belum dikembangkan secara luas pembuatan air dari materi penyusunnya tersebut. Mungkin suatu saat bisa dikembangkan suatu alat yang bisa meredam bahaya dari reaksi penggabungan kedua molekul tersebut, sehingga dapat menghasilkan air. Jadi sumber air pun akan semakin banyak, dan masalah karena kekurangan air dapat teratasi.

Kompetisi Web Kompas Muda & AQUA

It’s about Us : Air untuk Masa Depan

http://www.mudaers.com

Referensi :

Alat Penyulingan Air laut – http://karangjunti.wordpress.com/2010/03/25/alat-penyulingan-air-laut-yang-mudah-dibawa-bawa/

Pentingnya Ai r –http://ikhwaniril.wordpress.com/2009/08/04/pentingnya-air/

Manfaat Air – http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/manfaat-menakjubkan-air-putih.html

Iklan