Training Entrepreneurship – Event Organizer

A. Mengelola Perusahaan Pers Penerbitan

Improvisasi menggunakan sumber-sumber daya yang muncul kedepan

Untuk menjadi super kaya :

  1. Bisnis
  2. Korupsi

Give and More – Berikan, maka kamu akan menerima

Untuk mendirikan sesuatu, kuatkan batin terlebih dahulu.

Uang datang karena :

  1. Keterampilan
  2. Talenta / Spiritualitas

Orang yang jadi pilihan alam, dia seperti intan, ketika digesek-gesek oleh alam justru semakin berkilau.

Dalam berbisnis uang 100 rupiah pun harus kita minta. Kalau ingin memulai usaha, dalam bergaul jangan diskriminan, tapi bergaulah dengan orang kaya, jika ingin kaya.

Hidup itu seringkali bukan pilihan, tapi kita yang dipilih. Yang terjadi coba diamati kemudian dan ditransformasi. Mampu merubah sebuah persoalan menjadi peluang. Tergantung mindset seseorang.

Kita itu alam sendiri, Panggilan kita tulus dari hati, yakin betul suatu saat akan ketemu. Rencana apapun jangan terjebak pada persiapan yang matang.

Tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa adanya proses.

Anda yang belajar hanya dengan mengamati, dan membukukan belum tentu menang dengan orang yang terus melakukan.

STRATEGI KAIZEN

“Perbaikan sedikit demi sedikit tetapi terus menerus”

Pelaku wirausaha awal, kalah di persiapan.

Merasa masalah sangat rumit, tapi batin tetap yakin dapat menciptakan celah. So tetap bertahan.

Berbicaralah dengan orang yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Konsultasi dengan senior akan memunculkan solusi dan semangat baru.

Menggunakan konsep operasional yang baru, dengan visi yang sama.

SYARAT BISNIS MAJALAH / TABLOID

  • Padat Modal
  • Padat Ide
  • Padat Orang

Profesionalitas tidak bisa diukur seberapa lama anda menggeluti, tetapi seberapa cepat anda menjadi makhluk pembelajar / belajar cepat.

Fokus, kerja keras, kerja cerdas

Tuangkan gagasan menjadi sebuah ide yang dapat dicerna orang. Hidup tidak bisa egois, tapi organis.

Membuka diri, jangan merasa hebat, merasa paling pinter, paling jago. Biarkan kekurangan diri kita dilengkapi orang lain.

Orang cenderung lebih bisa menangkap sesuatu yang pendek.

Ide bagus, tapi kalau konsep salah, jadi sulit ditangkap maksudnya.

Kalau beramal logika memberi. Ketika bisnis : etika, bermoral, jujur tapi jangan banyak memberi, anda rugi nanti.

Masyarakat kedepan akan seperti apa ?, produk ekspor berhenti, masyarakat akan semakin banyak yang di –PHK. Akan semakin banyak yang membutuhkan pekerjaan.

Transformatif, merubah dari sesuatu yang buruk menjadi lebih baik secara terus menerus.

ATM – Amati , Tiru , Modifikasi

Sedikit-sedikit tapi terus-menerus lebih baik daripada banyak tapi hanya sekali.

Yang terpikir orang ketika membuka usaha : LAKU

Mengelola bisnis bagusnya berbasis CASHFLOW. Semakin lancar kalau didasarkan pada kebutuhan proses.

Proses perombakan cepat, modal besar.

Ketika rugi, belum tentu gagal. Lihat grafik, kalau grafik naik, teruskan

B. Keagenan

Keagenan :

  1. Jaringan / network : Jaringan yang bekerja
  2. Teamwork : Tim yang bekerja

Ada kalanya muncul momentum –> sesuatu yang harus dilakukan saat itu, tidak boleh kurang/lebih karena kesempatan itu akan lewat.

Konsep marketing sekarang berusaha masuk komunitas.

Agen :

2-5 agen /kota

potongan 20 – 30 % harga konsumen

kios 8 – 12 % harga konsumen

Kemerataan :

sedikit-sedikit tapi banyak, daripada banyak tapi sedikit

Tips peningkatan OPLAH :

  1. Redaksional
  2. Distribusi
  3. Promosi

Jumlah oplah minimalis, tapi merata. Terbitan ada dimana-mana, mudah mencarinya akan menarik banyak pembeli.

Berbisnis tidak punya konsep kreatif marketing, BAHAYA..

Selama yakin, pasti akan banyak solusi.

Psikologi Tawar-menawar

Ketika harga barang dimurahkan, orang cenderung menawar lebih murah lagi..

Peluang usaha :

  1. Potensial, belum terbukti menguntungkan tetapi belum ada
  2. Aktual, sudah dilakukan dan terbukti sukses

Seberapapun kita kuat menuangkan gagasan, kalau masyarakat belum siap, ya tidak akan diterima.

Kerjasama dengan event :

Calling IO, minta stand nanti diliput atau ditukar dengan apa ?

  • Redaksi : koordinator liputan, litbang
  • Bisnis : iklan, sirkulasi, event

Maping Agen :

  1. Cari agen-agen di masing-masing kabupaten
  2. Uji kredibilitas masing-masing agen.

Perusahaan –> Agen –> Sub Agen –> Kios

C. Mengelola Iklan

  • Rekrut + bentuk tim iklan yang tangguh
  • Lakukan perencanaan bersama tim
  • Terapkan komisi khusus bagi marketing tim
  • Progress Report

Berhasil adalah ketika uang sudah di tangan..

  • Intensifitas dan kreativitas

THANKS, SORRY, PLEASE

Melayani jika tulus, kita tetap senang. Orang yang tadinya cemberut, bisa cair. Artinya harus bisa melengkapi orang secara tidak langsung mengasah karakter kita.

Menabur benih memerlukan proses untuk menuainya.

Keajaiban bertemu membuka lebih banyak peluang. Pembicaraan bisa dimulai dengan membahas hal-hal yang mereka sukai. Yang paling sulit itu mendengarkan efektif.

Semakin banyak memberi, semakin banyak menerima. Orang kalau sudah bisa memahami, kerjasama akan lebih mudah.

POSISI IKLAN

  1. Halaman di kanan lebih efektif daripada halaman di kiri.
  2. Iklan yang sering, lebih baik daripada iklan yang besar tetapi hanya beberapa kali.
  3. Yang penting adalah identitas.
  4. Atas lebih baik daripada Bawah.
  5. Berbentuk vertikal lebih bagus daripada horizontal.
  6. Ada gambar lebih baik daripada tulisan saja, namun ingat tulisan-lah yang menjual.
  7. Orang cenderung lebih cepat menangkap dengan bahasa visual.
  8. Media besar belum tentu efektif daripada media kecil-kecil.
  9. Memasang Headline dengan nama usaha, kurang baik
  10. Orang ingin baca karena judul..
  11. Memasang kartu nama
  12. Headline yang paling bagus adalah headline yang betul-betul dibutuhkan pembaca

Melayani yang penting adalah yang kita layani..

FOLLOW UP PASCA MUAT

Bentuk-bentuk iklan :

  • Iklan display – gambar
  • iklan advertorial – iklan berbentuk berita
  • iklan baris

Be Creative, Tidak berhenti pada satu proses

Bentuk Event :

  • Pelatihan bisnis
  • Bursa Peluang Usaha

Tinjauan :

  • Cari yang sedang tren
  • Tidak tren tapi segmen jelas
  • Kerjasama training dan penjualan

Lokasi Event :

  • Tempat sendiri
  • Kerjasama dengan pelaku bisnis lainnya

Target Event :

  • Target promosi
  • Target keuntungan langsung
  • Target pembentukan komunitas
  • Target pelanggan
  • Target penjualan produk lain

Alternatif Kerjasama Event :

  • Event barter langganan
  • Event barter promosi
  • Event barter iklan
  • Bagi hasil

Ahmad Shofi

Speaker : Ahmad Shofi – Trans Agro

Iklan

Tentang arifrohmadi

Mahasiswa Informatika yang berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi serta dapat berbagi dan bermanfaat bagi orang lain
Pos ini dipublikasikan di Experience. Tandai permalink.

2 Balasan ke Training Entrepreneurship – Event Organizer

  1. INDOAGROW berkata:

    terima kasih sudah menulis bahan pelatihan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s