Updates from November, 2012 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • arifrohmadi 8:51 am on November 14, 2012 Permalink | Balas  

    What do you want to go ? 

    Proses dasar untuk mencapai kemana Anda ingin menuju:
    1) Putuskanlah apa yang Anda inginkan
    2) Ambil tindakan
    3) Perhatikan apa yang efektif dan apa yang tidak
    4) Ubahlah pendekatan Anda hingga Anda mencapai apa yang Anda inginkan.

    ~ Anthony Robbins

     
  • arifrohmadi 5:20 am on November 12, 2012 Permalink | Balas  

    Fare + Well = Farewell :) 

    Farewell, kalo dalam bahasa indonesia-nya perpisahan. Ada pertemuan ada juga perpisahan. Mohon maaf kalau dalam mengajar di SMA Muhammadiyah Karanganyar selama ini masih banyak kekurangan.

    Tetap semangat dan jangan menyerah untuk meraih impian kalian 🙂

    Caiyo..

    Album Foto X2 ICT

    Gift for X2 ICT:

    Ebook Student Profile

    Ebook Novel Everain : (Buatan Guru Saya, Noi Everain )

     
  • arifrohmadi 11:02 pm on November 11, 2012 Permalink | Balas  

    Berantas Korupsi Selamatkan Bumi 

    oleh: M.Busyro Muqoddas (Pimpinan KPK)

    Minggu, 21 Oktober 2012 di Surakarta

     

    “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menjadikan mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS.Ar-Rum:41)

     

    Indonesia merupakan bumi ciptaan Tuhan dengan keindahan dan kekayaan alam yang luar biasa:

    • Sebagian dari hutan tropis (paru-paru dunia) di dunia terdapat di Indonesia
    • Hutan terluas no.3 di dunia
    • Kaya dengan keanekaragaman hayati 15,3% dari 5.131.100 keanekaragaman hayati di dunia terdapat di Indonesia
    • Penghasil timah no.2 di dunia
    • Pengekspor batu bara terbesar no.3 di dunia
    • Penghasil tembaga terbesar no.3 di dunia
    • Pengekspor LNG terbesar no.3 di dunia
    • Salah satu negara penghasil minyak bumi
    • Luas wilayah perairan Indonesia: 5,8 juta km2=70% dari luas total Indonesia;
    • Posisi strategis sebagai poros utama lalu lintas perdagangan internasional
    • Sumber daya laut dengan potensi ekonomi: USD 800 M = Rp.7.200 T/tahun = 6 X APBN 2011

    Pasal 33 ayat 3 UUD 1945

    “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

    Sudah makmurkah rakyat Indonesia ?

    • 8, 3 juta pengangguran di Indonesia butuh pekerjaan
    • Berdasarkan sensus penduduk BPS (Februari 2011), diketahui:
      • Jumlah penduduk Indonesia: 237,6 juta jiwa
      • 31 juta orang masih berada di bawah garis kemiskinan (13,3%)
      • 8,12 juta orang masih menganggur (7,41%)

    Keuntungan Negara

    APBN 2011:

    • Pendapatan Rp 1.086 T
    • Belanja: Rp 1.202 T (-114T)

    Hutang Negara:

    • Hutang luar negeri Indonesia per September 2011: Rp 1.754,91 T
    • Bunga: Rp 115,21 T/tahun

    Mengapa kekayaan yang dimiliki negara Indonesia belum membuat rakyat Indonesia makmur ?

    Salah kelola, Negara Rugi:

    • Tambang Grasberg di Mimika Papua: penghasil tembaga dan emas terbesar di dunia
    • PT Freeport Indonesia: Pengelola tambang Grasberg dengan kepemilikan saham –> Freeport McMoran Copper&Gold Inc. AS (81,28%), Pemerintah Indonesia: 9,36%, PT.Indocopper Investama: 9,36%
    • Penghasilan Freeport dalam setahun: US$ 4,1 M
    • Royalti untuk pemerintah RI: 1% (emas) & 1,5%-3,5% (tembaga)
    • Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (Nov 2010): 183 kab merupakan daerah tertinggal, 27 kab berada di provinsi Papua (terbanyak)
    • Persentase angka kemiskinan di Papua: 34,88% > rata-rata nasional (13,33%)
    • Blog Cepu memiliki sekitar 2,6 miliar barel minyal dan 14,91 triliun kaki kubik (TCF) gas. Total pendapatan yang dapat dihasilkan mencapai 165,74 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1600 triliun. Diberikannya kontrak Blok Cepu kepada HPG pada masa rezim Orde Baru telah memiliki indikasi KKN, karena Pertamina saat itu telah melakukan persiapan eksplorasi dan eksploitasi.
    • Blok Natuna merupakan salah satu sumber cadangan gas terbesar di dunia, dengan potensi mencapai 46 triliun kaki kubik atau 1.270 miliar meter kubik gas (sesuai data ExxonMobil). ExxonMobil meraup keuntungan seluruh bagi hasil (100%:0%) dari Blok Natuna, sedangkan pemerintah hanya menerima pendapatan dari pajak. Kontrak Blok Natuna sangat tidak adil dan dicurigai sebagai bentuk KKN yang dilakukan rezim Orde Baru
    • Total kerugian negara dari sektor tambang mencapai Rp 345,96 triliun atau setara dengan dua kali anggaran kesehatan negara. Artinya, setiap tahun negara dirugikan sekitar Rp 38,4 triliun. Kerugian itu muncul akibat pengelolaan sektor ekstraktif yang tidak transparan dan akuntabel (audit BPK selama periode 2000-2008).
    • Penyimpanan atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Dana Bagi Hasil (DBH) di sektor pertambangan batubara pada semester II 2011 sebesar Rp 488,52 miliar (Data laporan BPK 2011)

    CORRUPTION

    Rumus Terjadinya Korupsi

    C = D+M-A

    C: corruption (korupsi)

    D: discretionary (kewenangan penentuan kebijakan)

    M: monopoly

    A: accountability (pertanggungjawaban)

    10 Titik Rawan Korupsi

    1. sektor APBN/APBD
    2. sektor pengadaan barang dan jasa
    3. sektor pajak
    4. sektor kepabeanan dan bea cukai
    5. sektor migas
    6. sektor keuangan dan perbankan
    7. sektor BUMN/BUMD
    8. sektor pendapatan/penerimaan negara
    9. sektor pelayanan umum
    10. sektor instansi/lembaga beralokasi anggaran besar

    Tindak Pidana Korupsi (UU 31/1999 jo UU 20/2001)

    Delik yang terkait dengan kerugian keuangan negara Pasal 2(1); 3
    Delik pemberian sesuatu / janji kepada Pegawai Negeri / PN (Penyuapan) Ps 5(1) a,b; Ps 13; Ps 5(2); Ps 12 a; Ps 11; Ps 6(1) a,b; Ps 6(2); Ps 12 c
    Delik penggelapan dalam jabatan Pasal 8; 9; 10 a,b,c
    Delik perbuatan pemerasan Pasal 12 e,f,g
    Delik perbuatan curang Pasal 7 (1) huruf a,b,c,d; Ps 7 (2); Ps 12 huruf h
    Delik benturan kepentingan dalam pengadaan Pasal 12 huruf i
    Delik Gratifikasi Pasal 12 B jo Pasal 12 C

    Penanganan Kasus TPK 2003 – 2012

    image

    Akar penyebab korupsi

    • krisis identitas dan orientasi kemanusiaan
    • kegagalan pendidikan
    • lemahnya kontrol dalam keluarga
    • agama belum diajarkan menjadi “kekuatan perubahan” bidang ekonomi, sosial dan politik (Pemerintahan & Negara)
    • Proses-proses politik yang koruptif:

    Niat terkait dengan perilaku/karakter

    • Corruption by Need (terpaksa karena kebutuhan)
    • Corruption by Desain (UU, kebijakan negara, ijin-ijin pemerintah yang dibisniskan)
    • Corruption by Greed (karena keserakahan)

    “Makan dan minumlah kalian, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS.Al A’raf:31)

    “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya” (QS.Al-A’raf:56)

     

    Total aset/kekayaan negara yang berhasil diselamatkan KPK (2011)

    Rp 152,9 T

    • 99,65% dari sektor hulu migas (aset-aset milik negara yang tidak pernah tercatat oleh pemerintah)
    • 0,35% dari pengalihan hak barang milik negara (BMN)

    Total kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan KPK (2011)

    Rp 134,7 M

    • Berasal dari penanganan perkara tindak pidana korupsi (TPK): uang pengganti, uang rampasan, uang sitaan, penjualan hasil lelang TPK, ongkos perkara
    • Penerimaan Negara BUkan Pajak (PNBP)
    • disetorkan ke Rekening Kas Negara/Daerah

    Kerugian Keuangan negara

    dari penanganan TPK yang berhasil diselamatkan KPK 2008 – 2011

    image

    Gagasan Gila Kelompok Koruptor –> KPK diperlemah/dibubarkan ??

    Apa yang dapat Masyarakat Lakukan ?

    • Menjaga Keluarga dari harta haram
    • Turut mengawasi APBD (Penyusunan & Pembelanjaan)
    • Mengawasi perilaku hidup mewah tidak wajar pejabat, DPRD, aparat penegak hukum –> Lapor ke KPK

    “Wahai orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari datangnya siksa neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu” (QS.At-Tahrim: 6)

    “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa yang terdapat pada (keadaan) suatu kaum(masyarakat), sehingga mereka mengubah apa yang terdapat dalam diri mereka” (QS.Ar-Ra’ad:11)

     

    KPK RI

    Jl. H.R.Rasuna Said Kav C-1

    Jakarta Selatan

    http://www.kpk.go.id

    http://www.acch.kpk.go.id

     
  • arifrohmadi 1:05 pm on November 11, 2012 Permalink | Balas  

    Akibat Berbuat Maksiat 

    22 Akibat Berbuat Maksiat yang dapat dirasakan secara langsung oleh setiap diri manusia:

    1. Maksiat Menghalangi Ilmu Pengetahuan

    Ilmu adalah cahaya yang dipancarkan ke dalam hati. Namun, kemaksiatan dalam hati dapat menghalangi dan memadamkan cahaya tersebut. Ketika Imam Malik melihat kecerdasan dan daya hafal Imam Syafi’i yang luar biasa, beliau (Imam Malik) berkata, "Aku melihat Allah telah menyiratkan cahaya di hatimu, wahai anakku. Janganlah engkau padamkan cahaya itu dengan maksiat.

    2. Maksiat Menghalangi Rizki

    Jika ketakwaan adalah penyebab datangnya rizki. Maka meninggalkannya berarti menimbulkan kefakiran. "Seorang hamba dicegah dari rezeki akibat dosa yang diperbuatnya" (HR. Ahmad)

    3. Maksiat Menimbulkan Jarak Dengan Allah

    Diriwayatkan ada seorang laki-laki yang mengeluh kepada seorang arif tentang kesunyian jiwanya. Sang arif berpesan, "Jika kegersangan hatimu akibat dosa-dosa, maka tinggalkanlah (perbuatan dosa itu). Dalam hati kita, tak ada perkara yang lebih pahit daripada kegersangan dosa diatas dosa."

    4. Maksiat Menjauhkan Pelakunya dengan Orang Lain

    Maksiat menjauhkan pelakunya dari orang lain, terutama dari golongan yang baik. Semakin berat tekanannya, maka semakin jauh pula jaraknya hingga berbagai manfaat dari orang yang baik terhalangi. Kesunyian dan kegersangan ini semakin menguat hingga berpengaruh pada hubungan dengan keluarga, anak-anak dan hati nuraninya sendiri. Seorang salaf berkata, "Sesungguhnya aku bermaksiat kepada Allah, maka aku lihat pengaruhnya pada perilaku binatang (kendaraan) dan istriku."

    5. Maksiat Menyulitkan Urusan

    Jika ketakwaan dapat memudahkan segala urusan, maka pelaku maksiat akan menghadapi kesulitan dalam menghadapi segala urusannya. Maksiat Menggelapkan Hati Ketaatan adalah cahaya, sedangkan maksiat adalah gelap gulita. Ibnu Abbas ra berkata, "Sesungguhnya perbuatan baik itu mendatangkan kecerahan pada wajah dan cahaya pada hati, kekuatan badan dan kecintaan. Sebaliknya, perbuatan buruk itu mengundang ketidakceriaan pada raut muka, kegelapan di dalam kubur dan di hati, kelemahan badan, susutnya rizki dan kebencian makhluk."

    6. Maksiat Melemahkan Hati dan Badan

    Kekuatan seorang mukmin terpancar dari kekuatan hatinya. Jika hatinya kuat maka kuatlah badannya. Tapi bagi pelaku maksiat, meskipun badannya kuat, sesungguhnya dia sangat lemah jika kekuatan itu sedang dia butuhkan, hingga kekuatan pada dirinya sering menipu dirinya sendiri. Lihatlah bagaimana kekuatan fisik dan hati kaum muslimin yang telah mengalahkan kekuatan fisik bangsa Persia dan Romawi.

    7. Maksiat Menghalangi Ketaatan

    Orang yang melakukan dosa dan maksiat akan cenderung untuk memutuskan ketaatan. Seperti selayaknya orang yang satu kali makan tetapi mengalami sakit berkepanjangan dan menghalanginya dari memakan makanan lain yang lebih baik.

    8. Maksiat Memperpendek Umur dan Menghapus Keberkahan

    Pada dasarnya, umur manusia dihitung dari masa hidupnya. Sementara itu tak ada yang namanya hidup kecuali jika kehidupan itu dihabiskan dengan ketaatan, ibadah, cinta dan dzikir kepada Allah serta mementingkan keridhaan-Nya.

    9. Maksiat Menumbuhkan Maksiat Lain

    Seorang ulama Salaf berkata, bahwa jika seorang hamba melakukan kebaikan, maka hal tersebut akan mendorong dia untuk melakukan kebaikan yang lain dan seterusnya. Dan jika seorang hamba melakukan keburukan, maka dia pun akan cenderung untuk melakukan keburukan yang lain sehingga keburukan itu menjadi kebiasaan bagi si pelaku.

    10. Maksiat Mematikan Bisikan Hati Nurani

    Maksiat dapat melemahkan hati dari kebaikan dan sebaliknya akan menguatkan kehendak untuk berbuat maksiat yang lain. Maksiat pun dapat memutuskan keinginan untuk bertobat. Inilah yang akan menjadi penyakit hati yang paling besar.

    11. Menghilangkan Keburukan Maksiat Itu Sendiri dan Memudahkan Dosa

    Jika orang sudah biasa berbuat maksiat, maka ia tidak lagi buruk memandang perbuatan itu, sehingga maksiat itu menjadi adat kebiasaan. Ia pun tidak lagi mempunyai rasa malu melakukannya, bahkan memberitakannya kepada orang lain tentang perbuatannya itu. Dosa yang dilakukannya dianggapnya ringan dan kecil. Padahal dosa itu adalah besar di mata Allah swt.

    12. Maksiat Warisan Umat Yang Pernah Diazab

    Misalnya, homoseksual adalah warisan umat nabi Luth as. Perbuatan curang dengan mengurangi takaran adalah peninggalan kaum Syu’aib as. Kesombongan di muka bumi dan menciptakan berbagai kerusakan adalah milik Fir’aun dan kaumnya. Sedangkan takabur dan congkak merupakan warisan kaum Hud as. Dengan demikian bisa dikatakan, bahwa pelaku maksiat jaman sekarang adalah kaum yang memakai baju atau mencontoh umat terdahulu yang menjadi musuh Allah swt. Dalam musnad Imam Ahmad dari Ibmu Umar disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongannya."

    13. Maksiat Menimbulkan Kehinaan dan Mewariskan Kehinadinaan

    Kehinaan itu tidak lain adalah akibat perbuatan maksiatnya kepada Allah sehingga Allah pun menghinakannya. „…Dan barang siapa yang dihinakan Allah, maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki." (QS. Al-Hajj:18) Sedangkan kemaksiatan itu akan melahirkan kehinadinaan, karena kemuliaan itu hanya akan muncul dari ketaatan kepada Allah swt. „Barang siapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah lah kemuliaan itu …" (QS. Al-Faathir:10) Seorang Salaf pernah berdoa, „Ya Allah, anugerahilah aku kemuliaan melalui ketaatan kepada Mu, dan janganlah Engkau hina dinakan aku karena aku bermaksiat kepada Mu."

    14. Maksiat Merusak Akal

    Ulama Salaf berkata, bahwa seandainya seseorang itu masih berakal sehat, maka akal sehatnya itulah yang akan mencagahnya dari kemaksiatan kepada Allah. Dia akan berada dalam genggaman Allah, sementara malaikat menyaksikan dan nasihat Al-Qur’an pun mencegahnya, begitu pula dengan nasehat keimanan. Tidaklah seseorang melakukan maksiat kecuali akalnya telah hilang.

    15. Maksiat Menutup Hati

    Allah berfirman, „Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka." (Al-Muthoffifiin:14) Imam Hasan mengatakan hal itu sebagai dosa yang berlapis dosa. Ketika dosa dan maksiat telah menumpuk maka hatinya pun telah tertutup.

    16. Maksiat Dilaknat Rasulullah SAW

    Rasulullah saw melaknat perbuatan maksiat seperti mengubah petunjuk jalan, padahal petunjuk jalan itu sangat penting (HR Bukhari), melakukan perbuatan homoseksual (HR Muslim), menyerupai laki-laki bagi wanita dan menyerupai wanita bagi laki-laki, mengadakan praktek suap-manyuap (HR Tarmidzi) dan sebagainya.

    17. Maksiat Menghalangi Syafaat Rasul dan Malaikat

    Kecuali bagi mereka yang bertobat dan kembali ke pada jalan yang lurus, sebagaimana Allah swt berfirman : „(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan) : „Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyla-nyala. Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang sholeh diantara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan." (QS: Al-Mukmin:7-9)

    18. Maksiat Melenyapkan Malu

    Malu adalah pangkal kebajikan, jika rasa malu telah hilang, hilangkah seluruh kebaikannya. Rasulullah bersabda : „Malu itu merupakan kebaikan seluruhnya. Jika kamu tidak merasa malu, berbuatlah sesukamu." (HR. Bukhari)

    19. Maksiat Meremehkan Allah

    Jika seseorang berlaku maksiat, disadari atau tidak, rasa untuk mengagungkan Allah perlahan-lahan lenyap dari hati. Jika perasaan itu masih ada, tentulah ia akan mencegahnya dari berlaku maksiat.

    20. Maksiat Memalingkan Perhatian Allah

    Allah akan membiarkan orang yang terus-menerus berbuat maksiat berteman dengan syaitan. Allah berfirman : „Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik." (QS. Al-Hasyir:19)

    21. Maksiat Melenyapkan Nikmat dan Mendatangkan Azab

    Allah berfirman : „Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." (QS Asy-Syura:30)

    Ali ra berkata : „Tidaklah turun bencana malainkan karena dosa. Dan tidaklah bencana lenyap melainkan karena tobat."

    22. Maksiat Memalingkan Istiqamah

    Orang yang hidup di dunia ini bagaikan seorang pedagang. Pedagang yang cerdik tentu akan menjual barangnya kepada pembeli yang sanggup membayar dengan harga tinggi. Ialah Allah yang akan membeli barang itu dan dibayarnya dengan kehidupan surga yang abadi. Jika seseorang menjualnya dengan imbalan kehidupan dunia yang fana, ketika itulah ia tertipu

     

    Sumber: Buku Akibat Berbuat Maksiat – Ibnul Qayyim Al-Jauziah

     
  • arifrohmadi 3:04 pm on November 9, 2012 Permalink | Balas  

    7 Teknik Bahagia dari Harvard University 

    7 cara bahagia ala harvard:

    1. meditasi

    2. setting goal

        Ternyata dengan memiliki sebuah goal yang jelas saja, itu sudah membuat bahagia. Jangan terfokus pada goal yang besar..itu akan membuat stres. Tapi milikilah goal-goal kecil yang menuju ke goal besar tersebut.

    3. berbuat kebaikan

        berbuat 5 kebaikan yang tidak biasa kita lakukan, efek bahagianya bisa bertahan selama satu minggu

    4. lingkungan yang positif

        lingkungan mempengaruhi mood dan kinerja kita. Kalau kita sering bergaul dengan orang yang suka mengeluh, maka kita juga akan tertular suka mengeluh..

    5. olahraga

        olahraga ringan seperti ngolet dan jalan cepat minimal 5000 langkah  (30 menit) per hari itu bisa menurunkan kadar hormon kortisol (penyebab stres) dalam tubuh.

    6. spend money

        – membelanjakan uang untuk membeli barang/kebutuhan itu efek bahagianya hanya bertahan beberapa saat saja..
        – membelanjakan uang untuk mendapatkan experience (pengalaman) seperti pergi ke luar negeri, liburan, atau menghadiri suatu seminar efek bahagianya lebih lama

        – membelanjakan uang untuk kegiatan sosial, efek bahagianya bertahan lebih lama lagi…

    7. melakukan sesuatu yang kita sudah ahli

     

    by: Tung Desem Waringin

     
  • arifrohmadi 10:18 am on November 4, 2012 Permalink | Balas  

    7 Kebiasaan Efektif Bagi Guru yang Menggunakan Teknologi 

    7_Habits_Highly_Effective_Teachers_Who_Use_Technology

    sumber:

    http://www.markbates.ca/?p=1734

    http://blog.alwaysprepped.com/the-7-habits-of-highly-effective-teachers-who-use-technology/

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal