Berantas Korupsi Selamatkan Bumi

oleh: M.Busyro Muqoddas (Pimpinan KPK)

Minggu, 21 Oktober 2012 di Surakarta

 

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menjadikan mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS.Ar-Rum:41)

 

Indonesia merupakan bumi ciptaan Tuhan dengan keindahan dan kekayaan alam yang luar biasa:

  • Sebagian dari hutan tropis (paru-paru dunia) di dunia terdapat di Indonesia
  • Hutan terluas no.3 di dunia
  • Kaya dengan keanekaragaman hayati 15,3% dari 5.131.100 keanekaragaman hayati di dunia terdapat di Indonesia
  • Penghasil timah no.2 di dunia
  • Pengekspor batu bara terbesar no.3 di dunia
  • Penghasil tembaga terbesar no.3 di dunia
  • Pengekspor LNG terbesar no.3 di dunia
  • Salah satu negara penghasil minyak bumi
  • Luas wilayah perairan Indonesia: 5,8 juta km2=70% dari luas total Indonesia;
  • Posisi strategis sebagai poros utama lalu lintas perdagangan internasional
  • Sumber daya laut dengan potensi ekonomi: USD 800 M = Rp.7.200 T/tahun = 6 X APBN 2011

Pasal 33 ayat 3 UUD 1945

“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

Sudah makmurkah rakyat Indonesia ?

  • 8, 3 juta pengangguran di Indonesia butuh pekerjaan
  • Berdasarkan sensus penduduk BPS (Februari 2011), diketahui:
    • Jumlah penduduk Indonesia: 237,6 juta jiwa
    • 31 juta orang masih berada di bawah garis kemiskinan (13,3%)
    • 8,12 juta orang masih menganggur (7,41%)

Keuntungan Negara

APBN 2011:

  • Pendapatan Rp 1.086 T
  • Belanja: Rp 1.202 T (-114T)

Hutang Negara:

  • Hutang luar negeri Indonesia per September 2011: Rp 1.754,91 T
  • Bunga: Rp 115,21 T/tahun

Mengapa kekayaan yang dimiliki negara Indonesia belum membuat rakyat Indonesia makmur ?

Salah kelola, Negara Rugi:

  • Tambang Grasberg di Mimika Papua: penghasil tembaga dan emas terbesar di dunia
  • PT Freeport Indonesia: Pengelola tambang Grasberg dengan kepemilikan saham –> Freeport McMoran Copper&Gold Inc. AS (81,28%), Pemerintah Indonesia: 9,36%, PT.Indocopper Investama: 9,36%
  • Penghasilan Freeport dalam setahun: US$ 4,1 M
  • Royalti untuk pemerintah RI: 1% (emas) & 1,5%-3,5% (tembaga)
  • Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (Nov 2010): 183 kab merupakan daerah tertinggal, 27 kab berada di provinsi Papua (terbanyak)
  • Persentase angka kemiskinan di Papua: 34,88% > rata-rata nasional (13,33%)
  • Blog Cepu memiliki sekitar 2,6 miliar barel minyal dan 14,91 triliun kaki kubik (TCF) gas. Total pendapatan yang dapat dihasilkan mencapai 165,74 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1600 triliun. Diberikannya kontrak Blok Cepu kepada HPG pada masa rezim Orde Baru telah memiliki indikasi KKN, karena Pertamina saat itu telah melakukan persiapan eksplorasi dan eksploitasi.
  • Blok Natuna merupakan salah satu sumber cadangan gas terbesar di dunia, dengan potensi mencapai 46 triliun kaki kubik atau 1.270 miliar meter kubik gas (sesuai data ExxonMobil). ExxonMobil meraup keuntungan seluruh bagi hasil (100%:0%) dari Blok Natuna, sedangkan pemerintah hanya menerima pendapatan dari pajak. Kontrak Blok Natuna sangat tidak adil dan dicurigai sebagai bentuk KKN yang dilakukan rezim Orde Baru
  • Total kerugian negara dari sektor tambang mencapai Rp 345,96 triliun atau setara dengan dua kali anggaran kesehatan negara. Artinya, setiap tahun negara dirugikan sekitar Rp 38,4 triliun. Kerugian itu muncul akibat pengelolaan sektor ekstraktif yang tidak transparan dan akuntabel (audit BPK selama periode 2000-2008).
  • Penyimpanan atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Dana Bagi Hasil (DBH) di sektor pertambangan batubara pada semester II 2011 sebesar Rp 488,52 miliar (Data laporan BPK 2011)

CORRUPTION

Rumus Terjadinya Korupsi

C = D+M-A

C: corruption (korupsi)

D: discretionary (kewenangan penentuan kebijakan)

M: monopoly

A: accountability (pertanggungjawaban)

10 Titik Rawan Korupsi

  1. sektor APBN/APBD
  2. sektor pengadaan barang dan jasa
  3. sektor pajak
  4. sektor kepabeanan dan bea cukai
  5. sektor migas
  6. sektor keuangan dan perbankan
  7. sektor BUMN/BUMD
  8. sektor pendapatan/penerimaan negara
  9. sektor pelayanan umum
  10. sektor instansi/lembaga beralokasi anggaran besar

Tindak Pidana Korupsi (UU 31/1999 jo UU 20/2001)

Delik yang terkait dengan kerugian keuangan negara Pasal 2(1); 3
Delik pemberian sesuatu / janji kepada Pegawai Negeri / PN (Penyuapan) Ps 5(1) a,b; Ps 13; Ps 5(2); Ps 12 a; Ps 11; Ps 6(1) a,b; Ps 6(2); Ps 12 c
Delik penggelapan dalam jabatan Pasal 8; 9; 10 a,b,c
Delik perbuatan pemerasan Pasal 12 e,f,g
Delik perbuatan curang Pasal 7 (1) huruf a,b,c,d; Ps 7 (2); Ps 12 huruf h
Delik benturan kepentingan dalam pengadaan Pasal 12 huruf i
Delik Gratifikasi Pasal 12 B jo Pasal 12 C

Penanganan Kasus TPK 2003 – 2012

image

Akar penyebab korupsi

  • krisis identitas dan orientasi kemanusiaan
  • kegagalan pendidikan
  • lemahnya kontrol dalam keluarga
  • agama belum diajarkan menjadi “kekuatan perubahan” bidang ekonomi, sosial dan politik (Pemerintahan & Negara)
  • Proses-proses politik yang koruptif:

Niat terkait dengan perilaku/karakter

  • Corruption by Need (terpaksa karena kebutuhan)
  • Corruption by Desain (UU, kebijakan negara, ijin-ijin pemerintah yang dibisniskan)
  • Corruption by Greed (karena keserakahan)

“Makan dan minumlah kalian, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS.Al A’raf:31)

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya” (QS.Al-A’raf:56)

 

Total aset/kekayaan negara yang berhasil diselamatkan KPK (2011)

Rp 152,9 T

  • 99,65% dari sektor hulu migas (aset-aset milik negara yang tidak pernah tercatat oleh pemerintah)
  • 0,35% dari pengalihan hak barang milik negara (BMN)

Total kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan KPK (2011)

Rp 134,7 M

  • Berasal dari penanganan perkara tindak pidana korupsi (TPK): uang pengganti, uang rampasan, uang sitaan, penjualan hasil lelang TPK, ongkos perkara
  • Penerimaan Negara BUkan Pajak (PNBP)
  • disetorkan ke Rekening Kas Negara/Daerah

Kerugian Keuangan negara

dari penanganan TPK yang berhasil diselamatkan KPK 2008 – 2011

image

Gagasan Gila Kelompok Koruptor –> KPK diperlemah/dibubarkan ??

Apa yang dapat Masyarakat Lakukan ?

  • Menjaga Keluarga dari harta haram
  • Turut mengawasi APBD (Penyusunan & Pembelanjaan)
  • Mengawasi perilaku hidup mewah tidak wajar pejabat, DPRD, aparat penegak hukum –> Lapor ke KPK

“Wahai orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari datangnya siksa neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu” (QS.At-Tahrim: 6)

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa yang terdapat pada (keadaan) suatu kaum(masyarakat), sehingga mereka mengubah apa yang terdapat dalam diri mereka” (QS.Ar-Ra’ad:11)

 

KPK RI

Jl. H.R.Rasuna Said Kav C-1

Jakarta Selatan

http://www.kpk.go.id

http://www.acch.kpk.go.id

Iklan