Yes You Can!

Aulia Halimatussadiah (Ollie), di usia 20-an dia telah menjadi penulis lebih dari 20 buku, memiliki beberapa lini bisnis di bidang teknologi, aktif di berbagai komunitas, menjadi pembicara di berbagai event, dan memiliki label fashion sendiri Salsabeela.

Apa rahasia dibalik semua pencapaian itu ?

1. Mindset Sukses
Menurut Ollie, sukses adalah ketika kita sudah bisa memberi dan berbagi ke lebih banyak orang. Saat bisnis atau apapun yang kita kerjakan bisa memberikan benefit atau manfaat ke sebanyak mungkin orang. Salah satu faktor penting untuk percepatan sukses adalah teknologi.
Lalu apa faktor penghambat sukses itu ?, biasanya datang dari diri sendiri seperti rasa tidak percaya diri atau cepat putus asa.

2. Plan, Schedule, Execute
Setiap kali akan menulis buku, kak Ollie selalu punya draf outline (rencana penulisan) dari bab pembuka sampai penutup, semua sudah disiapkan di awal. Kemudian membuat deadline kapan ingin menyelesaikan buku tersebut –> misal ingin menulis 100 halaman buku dalam 30 hari, maka minimal menulis 3 halaman per hari. Terakhir bila sudah sampai batas waktu, kak Ollie akan menyelesaikan tulisan itu, dan tanpa ragu mengirimkannya ke editor meski mungkin masih banyak kekurangan. Prinsip: “Perfection is a Journey”

3. Focused on What Really Mattered
Tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting, Focus on what’s important. Ketahui tujuan hidup Anda, apa yang harus Anda lakukan di dunia ini. Jika ada “pengganggu” dan gangguan itu tidak membangun jalan menuju tujuan Anda, then you can simply ignore it.

4. Positive Thinking
Stay positive, pikir dua kali sebelum mengeluh atau marah. Bekerja, bukan mengeluh. Punya passion, semangat, dan visi untuk maju.

5. Menciptakan Kesempatan
Pertama membuat bank ide. Ide-ide apa yang bisa dikembangkan menjadi kesempatan bisnis yang bagus. Kemudian ambil 3 ide terbaik dari daftar ide itu. Dari masing-masing ide, tentukan langkah awal apa yang ingin dilakukan. Langkah awal dapat bicara dengan orang yang punya ide serupa,atau pakar dari ide yang sedang kita pikirkan.
Menciptakan kesempatan itu addictive, sekali berhasil maka Anda akan melakukan lagi dan lagi dengan mudah.

6. It’s Not about The Money
Saat ini kita bekerja hanya mengejar materi, pada suatu waktu, materi itu tidak akan terasa terlalu berharga. Sebanyak-banyaknya uang kita, berapa rumah yang kita butuhkan ? Berapa baju dan sepatu yang bisa kita pakai ? Uang penting, terutama untuk berbagi dengan sesama, tetapi bukan yang paling penting.
Dari awal memulai bisnis, Kak Ollie dan teman-temannya selalu berusaha membuat bisnis yang “memecahkan masalah” dan memberi solusi, khususnya pada hal-hal yang merupakan passion mereka.

7. Start Now
It’s very clear that the gate to success is simply starting. Even with small simple step.

8. About Self Confidence
Dulunya kak Ollie itu pemalu, tetapi sekarang sudah berubah. Mengapa bisa begitu ?, karena proses. Pertama kita harus berada di lingkungan yang positif dan mengapresiasi kemampuan kita, hal ini dapat dilakukan dengan bergabung di komunitas yang sesuai minat kita. Kedua Practice, dengan practice dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Ketiga Push Your Limit, sehingga kita bisa tahu batas kemampuan kita. Keempat, Act nothing to lose, jadi semisal kita takut tulisan kita “not good enough”, belajarlah untuk menulis “jelek” setiap hari secara rutin, di sebuah blog yang dapat dilihat banyak orang, Just write. Dengan terbiasa menulis ringan setiap harinya, kita juga akan melihat, tidak ada satu orang pun yang sengaja berkomentar di post Anda dan menulis “Jelek sekali tulisannya!”.

9. Beat Writer’s Block
Salah satu hal yang dapat menghentikan profesionalisme seseorang adalah masalah pribadi. Ketika kita memiliki masalah pribadi yang cukup besar, maka akan mengganggu produktivitas kita. Dan ketika kondisi kita stabil maka produktivitas dapat kembali normal. Salah satu solusinya adalah Always open your eyes, heart, mind, and soul. Write when inspired, write to inspire.

10. Moslemorphosis: Think, Act, Change
Ambil pengalaman terbaik, Say yes to opportunities, tulis apa saja yang ingin Anda capai 5 tahun kedepan, miliki teman dan mentor yang memiliki visi yang sama, networking and small talk, Lihat peluang+action.

11. Efisiensi
Tahu SocialScope ?, SocialScope adalah aplikasi di Blackberry dan Android yang menggabungkan beberapa social network terutama twitter dan facebook. Ternyata sebuah startup dengan jutaan user ini dikelola oleh “hanya” 5 orang. Sangat efisien bila dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lokal kita yang cenderung “bangga” dengan semakin banyak karyawan.

12. Sukses != sedikit tidur
Setelah melakukan riset kecil-kecilan, ternyata dalam sehari tidur kak Ollie sekitar 6-10 jam. Itu termasuk normal bahkan sedikit berlebih :). Kak Ollie lebih suka memanage energinya, ketika pagi sewaktu masih fresh digunakan untuk menulis, membuat konsep, membuat slide presentasi, dan pekerjaan lainnya yang membutuhkan fokus dan konsentrasi tinggi. Siang harinya digunakan untuk kerja operasional harian seperti membaca dan menjawab ratusan email, sedangkan malam hari ketika lelah digunakan untuk membaca (buku, twit, atau feed) dan untuk mempelajari hal-hal baru.

13. Showing Your Passion
Tunjukkan Passion Anda lewat social media, blog, dan media lainnya. Ketika orang lain mengetahui apa passion Anda, maka mereka akan mudah ketika ingin melakukan kerjasama, memberi hadiah, atau membeli produk Anda.

14. Respect Other People’s Time
Menghargai orang lain mudah saja, berbusana sesuai dengan proporsi dan tepat waktu saat menemuinya. Waktu orang lain sangat berharga, dan perlu kita hargai. Oleh karena itu berusahalah tepat waktu. Apabila terlambat, usahakan memberi tahu agar yang menunggu tahu bahwa Anda akan terlambat dan dia bisa melakukan hal lain sebelum Anda datang.
Hal-hal yang sepertinya remeh ini sebenarnya akan mengukur kualitas kehidupan Anda sendiri. Jika Anda tidak bisa disiplin dengan waktu untuk hal seperti janjian saja, bagaimana dengan prioritas lain dalam hidup ? Apakah Anda tepat waktu saat lulus kuliah ? Tepat waktu menyelesaikan buku yang dari dulu ingin Anda tulis ? Dan banyak hal penting lain yang berhubungan dengan waktu.
Do yourself a favor: be on time.

15. Using English
Pada pertengahan tahun 2010, seorang wartawan Italia bernama Leonardo Ferri melakukan video interview dengan kak Ollie. Wartawan tersebut ingin memperlihatkan pada dunia bahwa wanita di Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, bisa beraktivitas dengan aktif dan bebas. Kak Ollie terkejut dan bertanya kepadanya apakah selama ini dia tidak tahu bahwa wanita Indonesia bebas beraktivitas ?
Leonardo menggeleng dan bilang bahwa ia pikir perempuan Indonesia sama terbatas ruang geraknya seperti di Arab, “Karena kami tidak tahu apa yang terjadi disini. Rata-rata blog dan twit orang Indonesia ditulis dalam bahasa Indonesia. Saya saja menemukan kamu dari blog JakartaDailyPhoto.com yang berbahasa Inggris.”
Kak Ollie tertegun. Benar juga. Keluhan yang sama sering saya dengar dari teman-teman dekat di Industri Startup di Singapura. Yang ketika saya suruh main ke blog saya, mereka berkata, “Better in English!” karena mereka tidak bisa membaca rata-rata blog kita yang berbahasa Indonesia. Sejak saat itu kak Ollie mulai ngetwit dan ngeblog dalam bahasa Inggris.

16. You Can Do Everything
Petuah dari Ayah Naseem Nahid (Naseem Nahid merupakan pemain perkusi kelompok musik Debu): “Kita bisa melakukan apa saja.”
”Naseem, jangan sampai kamu menjadi bosan. Bosan artinya tidak mensyukuri banyaknya karunia hidup yang diberikan oleh Allah.”

17. You Can Make a Difference
Suara dan tindakan kita, sekecil apapun, matters

18. Best at Everything
Cara kita menyelesaikan sebuah permasalahan itu bisa dilihat dari satu aspek dan itulah yang mewakili cara kita mengatasi permasalahan hidup. Contoh banyak teman-teman yang ingin sekali menulis, tetapi tidak pernah bisa menyelesaikan tulisannya. Sebenarnya bukan tidak bisa, tetapi malas berusaha. Tidak mau mengeluarkan usaha terbaiknya, tidak mau push their limit, cepat menyerah, tidak punya cukup motivasi dan visi untuk menyelesaikan tulisannya. Dari sini saja, kita bisa menilai core-value-nya, bagaimana ia mengatasi permasalahan hidup lainnya.
“If you know the core values, you can do best at everything” – Emma Alliudin.

You can be the best at everything, if you strive to be the best.

19. Create Your Own Luck
Just Action.

20. Life is (the art of) Waiting
Di ruang tunggu bandara, tidak ada yang terburu-buru. Penumpang tenang menunggu karena memang sudah ada waktunya masing-masing untuk terbang, sesuai dengan tiket. Hidup juga seperti itu, semua sudah ada waktunya. Sabarlah dalam penantian. Entah itu masalah mencari pekerjaan, jodoh, dan lain-nya. Yang penting kita sudah berusaha mendapatkan boarding pass. Percayalah, dengan boarding pass itu, kita pasti “terbang”.

21. One by One
Life is simple. We always see problems and it always looks big. But inside what we thought a big problem, looks there are small components, that can be fixed one by one and eventually fixed the entire problem – Diaz (a fashionable editor-in-chief Estetica).

22. Enjoy the Day
Worries make you forget that you’re here to have fun. If you always worry, you’ll ended up sitting there feeling miserable about everything. And before you know it, it’s already 6 PM, and your parents call you to come back home, and you wished that you could have more time to play and enjoy your time. But it’s dawn. You have to come back home. It’s too late.
Think about it.

23. Money Can’t Make You Happy
Gabriel, tidak seperti kebanyakan orang jepang lainnya. Ia terlihat seperti anak 21 tahun, padahal umurnya 37 tahun. Rahasianya adalah being happy, katanya. Orang yang selalu tersenyum akan awet muda.
Gab bercerita soal kondisi negaranya, Jepang. Orang-orang Jepang mungkin sangat beruntung dengan berbagai kenyamanan, mereka tidak pernah mati lampu, infrastruktur sangat memadai, transportasi umum on time dan nyaman, hidup mereka makmur secara umum terutama dibandingkan negara-negara berkembang. Namun, mereka tetap tidak bahagia. Mereka depresi dan khawatir akan hal-hal yang tak pasti di esok hari, seperti masalah resesi ekonomi. Adapun di negara seperti Indonesia, dimana banyak hal akan membuatmu frustasi, dan secara umum ekonomi menengah ke bawah, kita masih bisa tersenyum, tidur siang, dan membantu orang asing yang tersesat di jalanan dengan sepenuh hati, bahkan kalau perlu diantar sampai tempat tujuan. “Money can’t buy happiness.

24. Happiness
Being happy is not necessarily be number 1. Because number 1 is relative and a never ending journey.

25. Bersama Mewujudkan Mimpi
”Sejatinya mayoritas keinginan itu berhasil kita capai. Kalau belum tercapai, mungkin gara-gara kita kurang yakin akan apa yang kita inginkan, ragu pada diri kita sendiri, kurang fokus, tidak detail, dan tidak ada ukuran keberhasilannya. Wajar saja kalau yang punya kuasa belum mengabulkannya. Dream will come true if you make it happen.” – Pak Hikmat Kurnia

26. Bawa Senyum Saja
Berawal dari memperhatikan beberapa orang sukses, seperti direktur, pengusaha, dan diplomat. Ada satu kesamaan meskipun profesinya berbeda. Mereka sama-sama punya smile face! Tersenyum setiap saat! Setiap kali selesai berbicara, mereka akan mengakhiri dengan senyuman.

Referensi: Buku Yes You Can! – Ollie

Iklan

Tentang arifrohmadi

Mahasiswa Informatika yang berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi serta dapat berbagi dan bermanfaat bagi orang lain
Pos ini dipublikasikan di Motivation. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s