Kiat – Kiat Skripsi Cepat Kelar

Kiat-Kiat Skripsi Cepat Kelar khususnya Jurusan Informatika

1. Tingkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT dan perbanyak amalan-amalan lainnya seperti: sholat malam, sedekah, dll.

2. Berdoa secara rutin agar diberi kemudahan dalam pengerjaan skripsi dan berdoa biar bisa ikut wisuda pada periode ……

(tentukan target wisuda),

Kalo masih merasa kurang, minta juga didoakan orang tua kita, and kita doakan juga teman-teman seperjuangan skripsi kita agar ikut segera kelar skripsinya 🙂

3. Tentukan tujuan kalian mengerjakan skripsi: apakah ingin membuat sesuatu yang simple supaya cepat lulus ?, ingin membuat sesuatu yang spektakuler ?, membuat sesuatu yang sudah kalian kuasai ilmunya ?, atau membuat sesuatu yang sama sekali belum kalian kuasai karena tertarik dan ingin mempelajarinya ?, PUTUSKAN !!!

4. Review beberapa jurnal dan tentukan studi kasus yang ingin kalian buat penelitian skripsi. Lalu cari satu dosen yang nanti akan jadi pembimbing 1 kalian sampai skripsi selesai. Konsultasikan apa yang ingin kalian buat. BIla benar-benar blank, bisa juga minta ide ke mereka. Ada beberapa tipe penelitian menurut versi saya:

a. Research with Dosen Master: Penelitian dengan dosen yang sudah ahli.

Cari dosen yang benar-benar kompeten terhadap topik yang kalian teliti dan memahami gambaran besar skripsi yang akan kita kerjakan baik masalah metode, kompleksitas pengerjaan,dll. Jadi, ketika nanti kita mengalami kesulitan dapat meminta masukan, saran, maupun solusi atas permasalahan yang kita hadapi.

b. Research with People Master: Penelitian dengan orang yang sudah ahli dibidangnya.

Bila di jurusan belum ada dosen yang paham secara mendalam tentang topik skripsi yang kalian ambil, carilah orang yang master di topik tersebut dan kelak bisa dimintai bimbingannya. Untuk kasus tipe ini, dosen pembimbing kalian bebas menentukan yang penting enak diajak konsultasi dan fleksibel.

c. Research just by Reference: Penelitian dengan mengandalkan referensi internet dan buku serta kemampuan diri sendiri.

Bila kalian adalah tipe orang yang tekun, pekerja keras, dan pantang menyerah. Maka baik ada maupun tidak ada dosen/orang yang benar-benar paham topik penelitian kalian, kalian dapat belajar sendiri dengan mencari berbagai referensi via internet, buku, dan referensi lainnya. Keuntungan: bila banyak dosen penguji yang tidak terlalu paham materi penelitian kita, kita dapat dengan mudah menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan asal kita benar-benar paham penelitian kita. Kerugian: jangan pernah coba-coba jenis penelitian ini bila bukan tipe orang yang tekun, pekerja keras, dan pantang menyerah, karena kemungkinan kalian akan frustasi di tengah jalan, menelantarkan skripsi, dan akhirnya tidak tahu entah kapan skripsi tersebut akan selesai.

5. Setelah topik penelitian disetujui calon dosen pembimbing 1. Buat Jadwal pelaksanaan penelitian kalian dari awal (requirement, proposal skripsi) sampai selesai penelitian (sidang skripsi). Buatlah jadwal tersebut bukan berdasarkan pada keinginan agar santai mengerjakan tetapi buatlah sesuai dengan yang benar-benar kalian inginkan (sesuai hati nurani) KAPAN PENELITIAN KALIAN INGIN SELESAI!!, lalu tepati dan jalankan jadwal yang sudah kalian buat.

6. Agar berjalan sesuai jadwal, buat monitoring harian. Rencanakan per-hari waktu untuk mengerjakan skripsi berapa jam ? Misal 2 jam per hari, penuhi ketentuan tersebut. Dan yang paling penting ketika mengerjakan skripsi (SKRIPSI TIME) jangan sambil facebookan, twitteran, dll, JUST FOCUS TO SKRIPSI, sebosan apapun kondisinya. Ketika dipaksa, beberapa hari kemudian rasa bosan itu akan hilang dengan sendirinya dan berganti dengan semangat untuk segera menyelesaikan skripsi.

Contoh lain: misal kita ingin fokus skripsi 4 jam sehari. Itu dapat dipecah 1 jam pagi, 1 jam siang, 1 jam sore, dan 1 jam malam. Diluar 4 jam tersebut bisa digunakan untuk aktivitas lain.

7. Sebelum mendaftar seminar proposal skripsi:

a. Bila penelitian memerlukan data-data untuk penunjang penelitian seperti data pendapatan suatu penduduk, data penjualan tahunan suatu produk, data beasiswa mahasiswa, dll, dapatkan terlebih dahulu data-data tersebut. Bila data berupa kuesioner, sebarlah kuesioner pra-penelitian ke beberapa orang (missal 10 atau 20 orang).

b. Bila penelitian terkait pembuatan sistem informasi atau aplikasi dengan metode tertentu, simulasikanlah metode tersebut dengan menuliskannya di kertas, lewat bantuan aplikasi excel, software pengolah data seperti SPSS, atau alat bantu lainnya. Sehingga kalian sudah mengetahui hasil akhir secara kasar penggunaan metode tersebut, dan kelak ketika diimplementasikan ke aplikasi, kalian tidak bingung lagi soal metode.

c. Bila penelitian terkait penggunaan peralatan tertentu, pastikan kelak kalian dapat menggunakan peralatan tersebut, entah dengan memebeli sendiri, meminjam, atau ikut magang di suatu instansi.

Bila sudah fix dan disetujui calon pembimbing I untuk maju seminar proposal, daftarkan proposal penelitian untuk seminar proposal.

Nb: biasanya kalo sudah disetujui calon dosen pembimbing I untuk seminar proposal, usai seminar proposal tidak akan terlalu banyak perubahan.

8. Usai seminar proposal, kerjakan skripsi sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

9. Usahakan untuk konsultasi bimbingan ke dosen pembimbing I minimal seminggu sekali, dan maksimal 2 minggu sekali, apapun progressnya.

10. Bila diminta revisi dosen macem-macem, terlalu kebanyakan atau ada yang mungkin tidak sanggup kamu kerjakan (nb: dengan catatan sudah usaha maksimal dan tetap tidak bisa), diskusikan. Diskusikan mana yang masih perlu dikerjakan, dan mana yang tidak. Bila dosen tetap ngeyel, berikan bukti berupa jurnal, hasil penelitian, atau hasil percobaan sendiri yang menguatkan kamu untuk tidak revisi pada sesuatu yang kamu anggap tidak perlu atau tidak mampu dikerjakan.

11. Buat daftar pantauan bimbingan. Tuliskan tanggal dan hal yang dibahas sewaktu bimbingan. Sehingga ketika maju bimbingan lagi dan yang dikatakan dosen berubah-ubah tidak sesuai bimbingan sebelumnya, kamu dapat menunjukkan buktinya dengan menyodorkan daftar pantauan bimbingan tersebut. Daftar pantauan bimbingan tersebut juga berfungsi untuk mengingatkan revisi-an apa saja yang diminta dosen terkait.

12. Bila kalian bukan tipe orang yang mudah memotivasi diri sendiri, berkumpulah dengan teman-teman seperjuangan yang semangat berjuang menyelesaikan skripsi. Biasanya motiv-nya sama (lulus wisuda untuk peride tertentu, misal: Maret 2013). Berkumpul tidak harus setiap hari, seringkali ketika konsultasi bimbingan ke dosen, kita akan bertemu dengan teman-teman yang juga konsultasi. Kita jadi saling tahu teman-teman akan seminar hasil skripsi kapan, akan sidang skripsi kapan, bisa tanya dosen ada di kampus kapan, dan saling bisa tanya terkait revisi-an yang biasa diberikan oleh dosen tertentu.

Ketika kita tahu teman seperjuangan kita ada yang akan seminar hasil, atau sidang skripsi, TRUST ME itu akan memacu kita untuk segera menyusul juga, sehingga bisa bareng-bareng seminar hasil, bisa bareng-bareng sidang skripsi, bisa bareng-bareng wisuda J. Begitu juga sebaliknya ketika kita sering bersama dengan teman-teman yang kurang semangat/santai dalam pengerjaan skripsi, kita juga akan ikut-ikutan santai karena punya motiv- “Tuh temenku aja pada belum maju, jadi gue juga belum maju itu wajar”, atau “Tuh temenku aja belum maju seminar proposal, gue kan udah seminar proposal jadi belum seminar hasil skripsi itu wajar” -IT’S BAD IDEA.

13. Terkadang penelitian skripsi yang diawal sederhana akan menjadi kompleks seiring perjalanan bimbingan, dan yang kompleks bisa jadi lebih kompleks lagi (karena sudah bukan 1 kepala lagi, melainkan beberapa kepala). Disinilah negosiasi dan konsistensi kita untuk rutin bimbingan diperlukan. Bila kita sering konsultasi pada dosen, mereka akan salut juga pada usaha & kerja keras kita, dan juga tidak lupa tentang penelitian kita, sehingga mudah untuk mengkomunikasikan.

14. Cicil persyaratan wisuda yang sudah bisa dicicil.

15. Finally, konsisten GIVE THE BEST, PRAY THE BEST, pegang prinsip KEJUJURAN dan serahkan semuanya (TAWAKAL) kepada Allah SWT 🙂

Iklan