Goal Keuangan

“Anda tidak pernah akan kemana-mana kalau Anda sendiri tidak tahu akan kemana”

Penyebab utama seseorang tidak pernah menjadi kaya adalah ia sendiri tidak memilih atau memiliki target untuk menjadi kaya. Kaya adalah akibat dari sebuah tindakan. Untuk membuat tindakan Anda efektif dan sesuai dengan hasil yang Anda inginkan, Anda harus memiliki gambaran bentuk tindakan yang akan Anda lakukan. Itulah yang disebut sebagai perencanaan atau goal.

Langkah-langkah untuk membuat goal menurut Ongky Hojanto:

1. POSITIF

Goal Anda harus dinyatakan dalam kalimat positif serta dapat diukur dengan pasti. Bahagia, senang, dan sehat adalah contoh goal yang tidak dapat diukur dengan pasti.

Contoh:

Saya ingin bahagia – tidak dapat diukur.

Tanya : “Apa yang membuat Anda bahagia ?”

Jawab : “Kalau saya mempunyai banyak uang”

Tanya : “Berapa banyak uang yang Anda inginkan ?”

Jawab : “Sekitar Rp 10.000.000.000”.

Berarti goal Anda harus diubah. Bukannya saya ingin bahagia, tetapi: saya ingin memiliki uang sebesar Rp 10.000.000.000.

2. CONTEXT

Context berbicara tentang kapan, ,dimana, dan dengan siapa Anda menginginkan goal Anda menjadi nyata.

Contoh:

Positif – Saya ingin memiliki uang sebesar Rp 10.000.000.000.

Context  -  (Di mana) Di bank BCA

             – (Kapan) Bulan Desember 2015

3. EVIDENCE

Anda harus bisa melihat dengan imajinasi Anda dan melibatkan pancaindra (saya melihat, saya mendengar, saya merasa) pada saat Anda telah memiliki atau mencapai goal Anda dan proses pada saat Anda menuju goal Anda.

Bagaimana Anda tahu telah mencapai goal Anda ?

Contoh:

Saya melihat tabungan saya bertambah sebesar Rp 10.000.000.000.

Saya mendengar istri saya berkata, “Pa,uang kita sudah banyak sekarang.”

Saya merasa senang karena bisa memiliki banyak waktu untuk bermain dengan anak-anak saya.

Bagaimana Anda tahu Anda sedang menuju ke arah goal Anda ?

Contoh:

Ketika saya melihat diri saya menyetorkan uang di bank

4. SELF CONTROL

Anda tidak dapat membuat goal untuk orang lain karena mereka memiliki kehendak bebas dan Anda tidak dapat mengontrol mereka sepenuhnya.

Anda tidak dapat mengatakan:

Saya ingin anak saya …. ….

Saya ingin suami/istri saya … ….

5. ACTION

Ada tiga tindakan yang harus Anda buat untuk membawa Anda sedikit lebih dekat kepada goal Anda:

1. Apa tindakan yang harus Anda tingkatkan ?

Contoh: saya akan meningkatkan kunjungan prospek agar penjualan saya meningkat

2. Kebiasaan apa saja yang harus Anda kurangi agar waktunya bisa digunakan untuk melakukan tindakan nomor 1 ?

Contoh: mengurangi waktu menonton TV. Alihkan ke tindakan baru yang akan saya lakukan.

3. Langkah awal apa yang akan saya lakukan untuk membawa saya satu langkah lebih dekat ke goal saya ?

Contoh: Membuat jadwal kunjungan untuk besok dan minggu ini.

6. WORTHWHILE

Anda harus memiliki alasan yang kuat mengapa Anda harus mencapai goal Anda.

Tanyakan mengapa goal Anda penting.

Contoh:

Tanya: “Mengapa Anda ingin memiliki uang sebanyak Rp 10.000.000.000 ?”

Jawab : “Karena saya ingin membahagiakan keluarga saya.”

Tanya : “Mengapa itu penting ?”

Jawab : “Karena saya ingin menjadi suami dan ayah yang bertanggungjawab”

7. VISUAL

Anda harus bisa membayangkan secara mendalam saat Anda memiliki apa yang Anda inginkan (goal). Rasakan perasaan saat itu, dengarkan apa yang ingin Anda dengar, dan lihat apa yang ingin Anda lihat. Perbesar gambar yang Anda lihat, perjelas suara yang Anda dengar, dan lipat gandakan perasaan yang Anda rasakan 100 kali lipat.

Simpan goal Anda di pikiran dan hati Anda agar setiap saat ia bisa memberitahu Anda apabila ada tindakan Anda yang menjauhi jalan menuju goal Anda.

Catatan:

2 hal yang penting dalam membuat goal:

1. Tuliskan di kertas.

2. Tuliskan di pikiran Anda

~ referensi: Financial Revolution in Action

Iklan