Menciptakan Generasi Anak Jempolan Indonesia

Memiliki Anak yang sehat, mandiri, dan senang pola hidup bersih tentu menjadi idaman semua orang tua. Anak-anak seperti itu layak diacungi jempol dan pantaslah disebut sebagai anak jempolan. Para orang tua tanpa perlu disuruh pun pasti mengusahakan yang terbaik untuk putra-putrinya. Permasalahannya belum semua orang tua dan anak mengetahui bagaimana mendidik anaknya itu menjadi seorang anak jempolan. Sebab menciptakan generasi anak jempolan itu tidak bisa dilakukan hanya dari pihak orang tua saja, tetapi ada sinergi antara orang tua dan anak.

memasak bersama

Berdasarkan survei Badan POM pada 9 Desember 2010 (info POM Vol.12 No.1 Januari – Februari 2011) menunjukkan bahwa jajanan anak sekolah menjadi salah satu penyebab kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan. Mengajarkan anak untuk membawa bekal sendiri dari rumah membuat orang tua dapat mengontrol asupan gizi dan kebersihan makanan si anak, dan dapat melatih anak untuk tidak jajan sembarangan. Selain itu, dengan membawa bekal ke sekolah setiap hari, juga melatih anak untuk berhemat.

Mempersiapkan bekal tentu bukan pekerjaan yang mudah untuk sebagian besar ibu masa kini, terlebih bila ibu seorang wanita karir. Lalu bagaimana solusinya ?, Anda bisa mendelegasikan pekerjaan Anda ke asisten rumah tangga. Jika asisten rumah tangga belum begitu mengerti mengenai menu apa saja yang perlu disajikan supaya memenuhi standar gizi, Anda yang mengajarkannya. Bila Anda sendiri juga belum mengerti, Anda bisa belajar ke ibu lain yang sudah mengerti, atau berkonsultasi pada ahli gizi.

having time

Pastikan juga tempat makanan atau minuman anak apakah aman untuk anak. Tempat makanan dan minuman yang tampil cantik dan menarik bukan jaminan aman digunakan. Pilih tempat makanan yang terbuat dari bahan yang aman seperti Tupperware misalnya, yang telah teruji keamanannya oleh US Food & Drug Administration (USFDA), Japan Food Safety Commission (JFSC), dan European Food Safety Authority (EFSA).

tupperware

Kemudian meskipun Anda sudah mendelegasikan tugas tersebut ke orang lain atau mungkin Anda sendiri yang mempersiapkannya, Anda tetap perlu meluangkan waktu bersama Anak Anda setiap harinya meski sekedar ngobrol, atau bercanda ria dengan anak Anda. Ajarkan juga pada anak terkait makanan dan minuman yang bergizi, pola hidup bersih dan sehat, serta tips-tips lainnya yang mendukung anak Anda menjadi anak jempolan.

Hadirnya anak-anak jempolan di sekolah tentu membawa dampak positif di lingkungan sekolah. Seiring dengan seringnya berinteraksi, anak-anak lain yang belum mengikuti jejak para anak jempolan ini akan tertarik dan berusaha mengikuti pola hidup bersih dan sehat anak jempolan. Dengan demikian kelak akan banyak bermunculan generasi penerus bangsa yang berprestasi gemilang, dan memberikan sumbangsih yang besar terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.

keluarga

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog #AkuAnakSehat Tupperware Indonesia

Iklan

Tentang arifrohmadi

Mahasiswa Informatika yang berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi serta dapat berbagi dan bermanfaat bagi orang lain
Pos ini dipublikasikan di kompetisi, tips dan tag . Tandai permalink.

4 Balasan ke Menciptakan Generasi Anak Jempolan Indonesia

  1. bukanbocahbiasa berkata:

    Wuhuuuu…. bener banget nih. Semoga dgn konsumsi yang oke, anak2 bisa jadi generasi yg sehat dan cemerlang 🙂

  2. Nur Ichsan berkata:

    Membangun bangsa harus dimulai dari dalam keluarga. Saat hamil misalnya orang tua harus memperhatikan pasokan nutrisi dan vitamin untuk jabang bayi. Sehingga bayi lahir dalam keadaan sehat. Didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang kuat pula..
    Semoga menang dalam lomba Tupperware

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s