Goal Keuangan

“Anda tidak pernah akan kemana-mana kalau Anda sendiri tidak tahu akan kemana”

Penyebab utama seseorang tidak pernah menjadi kaya adalah ia sendiri tidak memilih atau memiliki target untuk menjadi kaya. Kaya adalah akibat dari sebuah tindakan. Untuk membuat tindakan Anda efektif dan sesuai dengan hasil yang Anda inginkan, Anda harus memiliki gambaran bentuk tindakan yang akan Anda lakukan. Itulah yang disebut sebagai perencanaan atau goal.

Langkah-langkah untuk membuat goal menurut Ongky Hojanto:

1. POSITIF

Goal Anda harus dinyatakan dalam kalimat positif serta dapat diukur dengan pasti. Bahagia, senang, dan sehat adalah contoh goal yang tidak dapat diukur dengan pasti.

Contoh:

Saya ingin bahagia – tidak dapat diukur.

Tanya : “Apa yang membuat Anda bahagia ?”

Jawab : “Kalau saya mempunyai banyak uang”

Tanya : “Berapa banyak uang yang Anda inginkan ?”

Jawab : “Sekitar Rp 10.000.000.000”.

Berarti goal Anda harus diubah. Bukannya saya ingin bahagia, tetapi: saya ingin memiliki uang sebesar Rp 10.000.000.000.

2. CONTEXT

Context berbicara tentang kapan, ,dimana, dan dengan siapa Anda menginginkan goal Anda menjadi nyata.

Contoh:

Positif – Saya ingin memiliki uang sebesar Rp 10.000.000.000.

Context  -  (Di mana) Di bank BCA

             – (Kapan) Bulan Desember 2015

3. EVIDENCE

Anda harus bisa melihat dengan imajinasi Anda dan melibatkan pancaindra (saya melihat, saya mendengar, saya merasa) pada saat Anda telah memiliki atau mencapai goal Anda dan proses pada saat Anda menuju goal Anda.

Bagaimana Anda tahu telah mencapai goal Anda ?

Contoh:

Saya melihat tabungan saya bertambah sebesar Rp 10.000.000.000.

Saya mendengar istri saya berkata, “Pa,uang kita sudah banyak sekarang.”

Saya merasa senang karena bisa memiliki banyak waktu untuk bermain dengan anak-anak saya.

Bagaimana Anda tahu Anda sedang menuju ke arah goal Anda ?

Contoh:

Ketika saya melihat diri saya menyetorkan uang di bank

4. SELF CONTROL

Anda tidak dapat membuat goal untuk orang lain karena mereka memiliki kehendak bebas dan Anda tidak dapat mengontrol mereka sepenuhnya.

Anda tidak dapat mengatakan:

Saya ingin anak saya …. ….

Saya ingin suami/istri saya … ….

5. ACTION

Ada tiga tindakan yang harus Anda buat untuk membawa Anda sedikit lebih dekat kepada goal Anda:

1. Apa tindakan yang harus Anda tingkatkan ?

Contoh: saya akan meningkatkan kunjungan prospek agar penjualan saya meningkat

2. Kebiasaan apa saja yang harus Anda kurangi agar waktunya bisa digunakan untuk melakukan tindakan nomor 1 ?

Contoh: mengurangi waktu menonton TV. Alihkan ke tindakan baru yang akan saya lakukan.

3. Langkah awal apa yang akan saya lakukan untuk membawa saya satu langkah lebih dekat ke goal saya ?

Contoh: Membuat jadwal kunjungan untuk besok dan minggu ini.

6. WORTHWHILE

Anda harus memiliki alasan yang kuat mengapa Anda harus mencapai goal Anda.

Tanyakan mengapa goal Anda penting.

Contoh:

Tanya: “Mengapa Anda ingin memiliki uang sebanyak Rp 10.000.000.000 ?”

Jawab : “Karena saya ingin membahagiakan keluarga saya.”

Tanya : “Mengapa itu penting ?”

Jawab : “Karena saya ingin menjadi suami dan ayah yang bertanggungjawab”

7. VISUAL

Anda harus bisa membayangkan secara mendalam saat Anda memiliki apa yang Anda inginkan (goal). Rasakan perasaan saat itu, dengarkan apa yang ingin Anda dengar, dan lihat apa yang ingin Anda lihat. Perbesar gambar yang Anda lihat, perjelas suara yang Anda dengar, dan lipat gandakan perasaan yang Anda rasakan 100 kali lipat.

Simpan goal Anda di pikiran dan hati Anda agar setiap saat ia bisa memberitahu Anda apabila ada tindakan Anda yang menjauhi jalan menuju goal Anda.

Catatan:

2 hal yang penting dalam membuat goal:

1. Tuliskan di kertas.

2. Tuliskan di pikiran Anda

~ referensi: Financial Revolution in Action

Iklan
Dipublikasi di Motivation | Tag | Meninggalkan komentar

21 Pola Pikir Orang Kaya

Menurut Pak Tung Desem Waringin, yang membedakan antara orang kaya dan orang miskin adalah pola pikirnya. Ada 21 pola pikir orang kaya yang sering beliau utarakan, yaitu :

 image

         

      1. Orang kaya membuat nilai tambah, orang miskin tidak membuat atau membuat sedikit nilai tambah
      2. Orang kaya mempunyai faktor kali, orang miskin tidak mempunyai faktor kali
      3. Orang kaya memastikan orang lain win baru dia win, orang miskin berpikir lose-win, win-lose, atau win dulu orang lain baru win
      4. Orang kaya penuh daya upaya (selalu berdaya/resourcesfulness), orang miskin penuh alasan yang membatasi.
      5. Orang kaya bertanggungjawab terhadap hidupnya, orang miskin menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain, dan nasib.
      6. Orang kaya bermain dengan uang untuk menang, orang miskin bermain dengan uang untuk tidak kalah.
      7. Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya, orang miskin ingin menjadi kaya
      8. Orang kaya berpikir besar, orang miskin berpikir kecil.
      9. Orang kaya berfokus pada kesempatan
      10. Orang kaya mengagumi orang kaya dan sukses lainnya, orang miskin iri pada orang kaya dan sukses lainnya.
      11. Orang kaya bergaul dengan orang positif dan sukses, orang miskin bergaul dengan orang negatif dan tidak sukses
      12. Orang kaya bersedia mempromosikan diri mereka dan nilai-nilai mereka, orang miskin berpikiran negatif tentang penjualan dan promosi.
      13. Orang kaya lebih besar daripada masalah mereka, orang miskin lebih kecil dari masalah mereka.
      14. Orang kaya adalah penerima yang luar biasa, orang miskin adalah penerima yang buruk.
      15. Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasil, orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu.
      16. Orang kaya berpikiri “Dua-duanya”, orang miskin berpikir “Salah satu/atau”
      17. Orang kaya berfokus pada wealth style (massive & passive income), orang miskin berfokus pada life style (gaya hidup).
      18. Orang kaya mengatur uang mereka dengan baik, orang miskin tidak mengatur uang mereka dengan baik.
      19. Orang kaya membuat uang bekerja keras untuk mereka, orang miskin membuat diri mereka bekerja keras untuk uang.
      20. Orang kaya bertindak melawan ketakutan mereka, orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka.
      21. Orang kaya terus-menerus belajar dan bertumbuh, orang miskin berpikir mereka sudah tahu.
      Dipublikasi di Motivation | 2 Komentar

      2013 in review

      The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

      Here’s an excerpt:

      The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 12,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 4 sold-out performances for that many people to see it.

      Click here to see the complete report.

      Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

      Kisah Perjalanan Felix Siauw Mencari Tuhan

      ustadz-felix-siauw

      Saya lahir dari keluarga Cina yang besar di Palembang. Pada waktu itu, orang-orang Cina diharuskan untuk memilih salah satu agama yang ditetapkan oleh negara dan kebanyakan mereka memilih katolik. Mereka sangat awam dengan Islam, dan bahkan mereka memandang jelek agama Islam tersebut. Dari dulu, orang-orang Cina berpikiran bahwa Islam bertentangan dengan agama mereka. Kebanyakan dari mereka menerapkan kepada keluarga, anak dan cucu mereka bahwa boleh beragama apa saja, asalkan tidak Islam. Nenek saya contohnya, beliau berpesan bahwa, “Kamu boleh beragama apa saja asal jangan Islam.”

      Saya tumbuh dalam pemahaman seperti itu, maka tak heran jika saya juga memiliki pikiran yang sama dengan mereka. Islam pribumi itu kehidupannya berantakan, agama barbar dan sebagainya, itulah yang saya pikirkan. Sampai ketika SMP kelas 3, ketika saya masih bersekolah di sekolah Katolik, saya mendapatkan sesuatu yang tidak beres dan tidak masuk akal. Sebut saja trinitas, penebusan dosa dan sebagainya. Hal itu kemudian tidak memuaskan akal saya. Saya lalu banyak bertanya kepada keluarga, bahkan pendeta, pastur dan sebagainya.

      Namun sayang sekali mereka tak bisa memberikan sebuah pencerahan dan penjelasan yang memuaskan. Saya semakin tidak mengerti ketika mereka menjelaskan bahwa Tuhan itu tiga dalam satu. Lalu saya bertanya “Terus yang menciptakan kita siapa ? Bapa, putra atau roh kudus ? Dan lagi jika memang Yesus itu Tuhan, mengapa dia harus memanggil Tuhan yang lain sebelum mati di kayu salib ?”

      Keraguan saya semakin bertambah ketika saya banyak membaca Alkitab. Saya menemui kenyataan bahwa Tuhan banyak berbohong disana. Contoh, ketika di surga pertama-tama Tuhan mengatakan “Jangan makan buah ini, jika engkau makan kau akan mati.” Ternyata setelah mereka memakan buah itu, mereka tidak mati. Mereka malah punya pengetahuan, mereka malah mengetahui yang baik dan yang buruk. “Masak Tuhan berbohong” begitu pikir saya.

      Konsep-konsep inilah yang banyak saya tanyakan kepada pastur dan pendeta. Namun mereka hanya menjawab “Ya itulah iman”. Berkali-kali saya bertanya, namun tetap saya mendapat jawaban yang sama. Mereka menjelaskan bahwa iman adalah tidak boleh banyak bertanya. Karena dalam beberapa hal dalam keimanan yang tidak bisa ditangkap oleh nalar. Sampai disana saya berpikir, lalu apa gunanya saya terus belajar tentang agama Katolik ?

      Ketika SMP kelas 3, secara fungsional keluar dari agama Katolik. Saya tidak pernah ke gereja lagi, saya juga tidak ikut ibadah, walaupun KTP saya masih agama Katolik. Saya kemudian terus mencari jawaban itu, dimana asal Tuhan, siapa yang menciptakan, setelah mati manusia akan kemana dan sebagainya. Saya mencari ke semua agama. Dari Kristen Protestan, Budha, Hindu, dll. Namun saya tidak mendapatkannya.

      Setelah 5 tahun kemudian, saya akhirnya mencari konsep tersebut di Islam. Ketika saya di IPB, saya bertemu dengan salah seorang teman. Saya banyak berdiskusi dengan dia, dan mempertanyakan kembali tentang pertanyaan-pertanyaan hidup yang saya punya dulu. Saya dikenalkan dengan seorang ustadz. Beliau masih sangat muda, namun kalimat-kalimatnya sangat penuh hikmah. Saya mendapatkan pencerahan Islam yang sesungguhnya, yang sebenar-benarnya. Bukan seperti Islam yang kebanyakan dilakukan oleh manusia modern seperti sekarang ini.

      Ketika suatu malam, saat kami berdiskusi, kami sama-sama menyimak bacaan Alquran surat Al Baqarah ayat ke 2 yang artinya “Kitab ini tidak ada keraguan, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” Saya katakan ini tidak mungkin, karena ketika ada kata sempurna berarti tidak akan ada kesalahan, kebimbangan dsb. Saya katakan lagi, ini buatan manusia jadi tidak mungkin”.

      Beliau menjawab, “Tidak, Alquran ini bukan buatan manusia, Kitab ini buatan Tuhan. Disini ada buktinya”. Setelah itu dibacakanlah tentang surab Al Baqarah ayat 23 “Dan jika kamu meragukan (Al Qur’an) yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surat semisal dengannya, dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar”.

      Hal itu benar-benar memukul kepala saya. Seakan-akan ada yang berkata kepada saya “Jika kamu memang benar, nggak usah banyak ngomong, tandingin aja deh. Buat yang sama dengan Al Qur’an. Jika kamu lebih baik, maka Al-Qur’an kalah, dan Islam ikut kamu. Kalau Kamu nggak bisa, ya udah kamu kudu nurut dan masuk islam.” itu sangat fair buat saya.

      Setelah itu saya lihat ayat selanjutnya, ayat 24 yang artinya “Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.” Dari sana saya tahu jika ayat itu begitu tegas dan jelas. Saya jadi yakin, bahwa yang membuat Al-Qur’an benar-benar Tuhan Semesta Alam, dari sanalah akhirnya saya memutuskan untuk beriman pada Islam.

      Reaksi awal keluarga saya, pastilah merasa kaget, karena seperti yang saya ceritakan di awal tadi, mereka tidak mengharapkan dan paling takut anaknya terpengaruh dengan Islam. Selama tiga tahun terakhir, saya terus berjuang agar mereka juga bisa mengimani Islam. Walaupun sampai sekarang belum ada diantara mereka yang memutuskan menjadi seorang muslim, namun saya masih terus berharap, suatu saat Allah akan mendatangkan hidayah untuk mereka.

      Setelah menjadi mualaf, saya benar-benar merasa tenang. Ketika saya mensujudkan kepala pertama kali, saya merasa sangat terharu. Saya merasa bertambah yakin jika memang inilah Tuhan yang seharusnya kita sembah.

      Jujur, kadang saya juga merasa gregetan, saat melihat banyak orang Islam sekarang yang tidak mengetahui Islam yang sebenar-benarnya. Seakan-akan di depan mereka, ada air jernih dan air comberan yang kotor. Namun banyak dari mereka yang meminum air yang kotor tersebut. Padahal Islam adalah yang paling sempurna, namun banyak dari mereka yang tidak mengerti, dan tidak berusaha untuk mencari ilmunya. Mereka meninggalkan sistem sebuah agama yang benar-benar sempurna, namun mereka tidak mengambil itu. Maka dari itu saya tergerak agar muslim-muslim yang lain juga tahu tentang Islam yang sebenar-benarnya.

      Kini saya banyak menghabiskan waktu untuk berdakwah. Walaupun banyak cobaan yang bahkan justru datang di kalangan orang Islam sendiri, saya berusaha untuk tetap teguh berada di jalan Allah. Saya yakin Allah akan selalu menyertai saya, selama saya mau untuk ikhlas melakukan semuanya karena Allah.

      Referensi : Hadila Magazine

      Dipublikasi di religi | 3 Komentar

      Blue Ocean Strategy

      Pernah menjadi pemain akordion, pemakan api, dan pemain akrobat, Guy Laliberte kini adalah CEO Cir-que du Soleil, salah satu eksportir kultural terbesar Kanada. Didirikan pada 1984 oleh sekelompok pementas jalanan, karya-karya Cirque telah disaksikan oleh hampir 40 juta orang di 90 kota di seluruh dunia. Dalam kurang dari 20 tahun, Cirque du Soleil mencapai tingkat pemasukan yang bagi Ringling Bros, dan Barnum & Bailey jawara global dalam industri sirkus perlu waktu lebih dari 100 tahun untuk mencapainya.

      Yang membuat pertumbuhan pesat ini tampak lebih menakjubkan adalah ia terjadi dalam sebuah industri yang boleh dibilang tidak menarik. Industri sirkus saat itu sedang menurun, sehingga analisis strategis tradisional menyatakan bahwa potensi pertumbuhan industri itu terbatas. Daya pasok, dalam hal ini jumlah pasokan bintang pementasan, sangat jenuh. Demikian juga dengan daya beli. Bentuk-bentuk hiburan alternatif mulai dari berbagai hiburan live urban, olahraga, hingga home entertainment tampak mengepung. Anak-anak lebih suka merengek meminta playstations daripada meminta pergi ke sirkus.

      Sebagian karena itu, industri sirkus mengalami penurunan jumlah penonton dan, pada gilirannya, penurunan pemasukan dan laba. Terjadi juga peningkatan protes oleh kelompok pecinta binatang terhadap penggunaan binatang dalam sirkus. Ringling Bros, dan Barnum & Bailey sudah menciptakan standar, dan sirkus-sirkus pesaing yang lebih kecil hanya mengekor dengan skala lebih kecil. Dari perspektif strategi berbasiskan kompetisi, industri sirkus tampak tidak menarik.

      Aspek menarik lainnya dari keberhasilan Cirque du Soleil adalah ia tidak menuai hasil dengan cara mengambil konsumen dari industri sirkus yang sudah menyusut, yang secara tradisional membidik anak-anak. Cirqu du Soleil tidak bersaing dengan Ringling Bros, dan Barnum & Bailey. Sebaliknya, ia menciptakan ruang pasar baru tanpa persaingan yang menjadikan kompetisi tidak relevan. Cirque du Soleil mampu merangkul kelompok pelanggan baru; orang dewasa dan pelanggan korporat yang bersedia membayar harga beberapa kali lipat lebih mahal dibandingkan sirkus biasa demi merasakan sensasi pengalaman hiburan yang tidak pernah ada sebelumnya. Penting diingat adalah bahwa salah satu dari produksi pertama Cirque diberi judul “Kami Mencipta Ulang Sirkus” (We Reinvent the Circus).

      Ruang Pasar Baru

      Cirque du Soleil berhasil karena ia menyadari bahwa untuk berjaya di masa depan, perusahaan harus berhenti bersaing satu sama lain. Satu-satunya cara memenangi kompetisi adalah berhenti berusaha memenangi kompetisi.

      Untuk memahami apa yang telah dicapai Cirque du Soleil, bayangkanlah sebuah pasar yang terdiri atas dua samudra: samudra merah dan samudra biru. Samudra merah merupakan semua industri yang ada saat ini. Ini adalah ruang pasar yang sudah dikenal. Samudra biru menandakan industri-industri yang belum ada sekarang. Ini adalah ruang pasar yang tidak dikenal.

      Dalam samudra merah, batasan-batasan dalam industri telah didefinisikan dan diterima, dan aturan-aturan persaingan sudah diketahui. Di sini, perusahaan mengalahkan lawan mereka demi mendapatkan pangsa permintaan yang lebih besar. Ketika ruang pasar semakin sesak, prospek akan laba dan pertumbuhan pun berkurang. Produk menjadi komoditas dan kompetisi jor-joran mengubah samudra merah menjadi samudra penuh darah.

      Sebaliknya, samudra biru ditandai oleh ruang pasar yang belum terjelajahi, penciptaan permintaan, dan peluang pertumbuhan yang sangat menguntungkan. Meskipun sejumlah samudra biru diciptakan benar-benar di luar industri yang sudah ada, kebanyakan dibuat dari dalam samudra merah dengan cara memperluas batasan-batasan industri yang sudah ada, sebagaimana dilakukan oleh Cirque du Soleil. Dalam samudra biru, kompetisi itu tidak relevan karena aturan-aturan permainan baru akan dibentuk.

      Dalam sebuah studi tentang inisiatif bisnis di 108 perusahaan, secara kuantitatif dampak penciptaan samudra biru terhadap pertumbuhan pemasukan dan laba perusahaan seperti berikut:

      image

      Kerangka Kerja dan Alat Analisis Samudra Biru

      Kanvas Strategi : merupakan kerangka aksi sekaligus diagnosis untuk membangun strategi samudra biru yang baik. Kanvas strategi memiliki fungsi: merangkum situasi terkini dalam ruang pasar yang sudah dikenal. Hal ini memungkinkan Anda untuk memahami dimana kompetisi saat ini sedang tercurah, memahami faktor-faktor apa yang sedang dijadikan ajang kompetisi produk, jasa, dan pengiriman, serta memahami apa yang didapatkan konsumen dari penawaran kompetitif yang ada di pasar.

      Dalam menggambar kanvas strategi, perhatikan :

      • profil strategis suatu industri kemungkinan di masa depan
      • profil strategis kompetitor (Pioneer-Migrator-Settler)
      • profil strategis perusahaan

      image

      Kerangka Kerja 4 Langkah

      • Faktor apa saja yang harus dihapuskan dari faktor-faktor yang telah diterima begitu saja oleh industri ?
      • Faktor apa saja yang harus dikurangi hingga dibawah standar industri ?
      • Faktor apa saja yang harus ditingkatkan hingga diatas standar industri ?
      • Faktor apa saja yang belum pernah ditawarkan industri sehingga harus diciptakan ?

      image

      image

      Tiga ciri strategi yang baik:

      1. Fokus (Fokus pada gambaran besar, bukan pada angka)

      Setiap strategi hebat memiliki fokus, dan suatu profil strategis atau kurva nilai perusahaan harus dengan jelas menunjukkan fokus tersebut. Dari profil Southwest, kita bisa melihat seketika perusahaan maskapai ini hanya berfokus pada 3 faktor: pelayanan yang ramah, kecepatan, dan keberangkatan point to point (langsung dari kota ke kota) secara berkala. Dengan berfokus seperti ini, Southwest mampu bersaing dalam soal harga dengan transportasi mobil: Southwest tidak perlu melakukan investasi ekstra pada makanan, restorasi, dan pilihan kursi. Sebaliknya, para pesaing tradisional Southwest berinvestasi pada semua faktor kompetitif dalam industri penerbangan, sehingga menjadi semakin sulit bagi mereka untuk menyaingi harga Southwest. Dengan investasi yang demikian, perusahaan-perusahaan ini membiarkan agenda mereka ditentukan oleh langkah para pesaing mereka. Akibatnya adalah model bisnis yang mahal.

      2. Divergensi

      Ketika strategi suatu perusahaan dibentuk secara reaktif dalam usaha mengikuti irama kompetisi, strategi itu akan kehilangan keunikannya. Lihat saja kemiripan dalam makanan dan restorasi kelas bisnis. Karena itu, pada kanvas strategi, para pakar strategi yang reaktif cenderung memiliki profil strategis yang sama. Sebaliknya kurva nilai dari para pakar strategi samudra biru selalu menonjol. Dengan menerapkan 4 langkah: menghapus-mengurangi-meningkatkan-menciptakan, para pakar strategi ini membedakan profil mereka dari profil umum industri. Southwest misalnya, memelopori penerbangan point to point antara kota-kota berukuran sedang; sebelumnya, industri penerbangan beroperasi melalui sistem hub and spoke (menghubungkan antara ibukota negara sebagai hub dan kota-kota lain yang masih ada dinegara itu sebagai spoke).

      3. Moto yang memikat

      Sebuah strategi yang baik memiliki moto yang jelas dan memikat  contoh moto dari Southwest: “Kecepatan pesawat dengan harga mobil kapan pun Anda membutuhkannya.”

      Strategi Samudra Biru

      1. Mencermati industri-industri alternatif
      2. Mencermati kelompok-kelompok strategis dalam industri
      3. Mencermati rantai pembeli (pembeli, pengguna, pemberi pengaruh)
      4. Mencermati penawaran produk dan jasa pelengkap, contoh : ada bioskop yang menyediakan sekaligus jasa pengasuh bayi
      5. Mencermati daya tarik emosional atau fungsional bagi pembeli
      6. Mencermati waktu

      Menjangkau Melampau Permintaan Anda

      Ada 3 tingkatan non konsumen yang bisa diubah menjadi konsumen:

      1. Tingkatan pertama: calon atau non konsumen yang berada di tubir pasar Anda dan siap berpindah.
      2. Tingkatan kedua: non konsumen “penolak” yang secara sadar memilih untuk berada di luar pasar Anda
      3. Tingkatan ketiga: non konsumen “yang belum dijajaki” yang berada di pasar yang letaknya jauh dari pasar Anda.

      image

      Rangkaian Strategi Samudra Biru

      image

      Dipublikasi di bacaan | Meninggalkan komentar

      Mata Najwa on Stage di UNS – Penebar Inspirasi

      Mata Najwa on Stage kali ke-13 ini spesial dilaksanakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo pada tanggal 14 Desember 2013 dengan narasumber yang inspiratif, beliau adalah Pak Jokowi (Gubernur DKI Jakarta), Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden RI), Abraham Samad (Ketua KPK), dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah).

      BbSGvZiCcAATvvo

      995266_369703043176558_926000051_n

      Sebelum memasuki acara inti, dibuka dengan kalimat pengantar dari Mbak Najwa Shihab bersama 4 mahasiswa UNS:

      Selamat datang di Mata Najwa. Saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa

      1. Tumpulan persoalan-persoalan negeri, membuat publik mudah frustrasi
      2. Jika kuasa hanya sekadar soal jabatan, yang justru jamak adalah jumlah persoalan
      3. Kepemimpinan jadi hal yang kering, berlalu tanpa jejak- jejak yang penting
      4. Birokrasi berjalan laksana robot, tanpa mewariskan suatu visi yang berbobot
      5. Di tengah sistem yang sarat korupsi, pada siapa kita bisa menggandakan mimpi?
      Inilah Mata Najwa, PENEBAR INSPIRASI

      Didahului pemutaran video berisikan fakta-fakta tentang pembicara yang cukup menggelitik. Diantaranya diketahui ternyata dulu semasa kecil pak abraham samad pernah mengambil 5 kapur tulis di sekolah dan didiamkan oleh gurunya. Hal itu ia lakukan karena sering melihat teman-temannya mengambil kapur tulis dan didiamkan oleh gurunya. Akhirnya suatu ketika pak abraham pun ikut-ikutan mengambil dan didiamkan pula oleh gurunya.

      sesampai di rumah, 5 kapur tulis itu ia letakkan di depan papan tulis. Ibunya yang melihat ada kapur di papan tulis geram dan menanyai abraham darimana ia dapatkan kapur itu. abraham menjawab ia mengambil kapur tulis itu di sekolah dan didiamkan oleh gurunya. Beliau pun kemudian dinasehati oleh ibunya, “Nak kita tidak boleh mengambil sesuatu yang bukan hak kita meskipun itu bukan sesuatu yang berharga.” Keesokannya, Abraham diminta mengembalikan kapur itu ke sekolah..Hal tersebut menjadi pelajaran berharga bagi pak abraham hingga menjadikan beliau sampai sekarang.

      Kalau Pak Anies Baswedan ternyata dulu suka gulat, Pak Jusuf Kalla dulunya pernah menjadi kasir, Pak Ganjar diam-diam penggemar Bob Marley, dan Pak Jokowi ternyata dulu menikah dengan Ibu Iriana dengan cincin seharga 24 ribu.

      151213-RIE-live-talkshow-mata-najwa-di-UNS-446x297

      Membahas seputar korupsi, Pak Anies menilai situasi bangsa terbilang suram. Namun, kita harus tahu meski sering melihat orang yang ditangkap akibat kasus korupsi, masih banyak orang yang berusaha memerangi korupsi. Sementara menurut Pak Abraham Samad, permasalahan korupsi disebabkan karena sifat keserakahan dan ketamakan. Keserakahan dan ketamakan ada karena sifat hedonisme dan pragmatisme manusia.

      Adapun menurut Pak Jokowi, masyarakat saat ini menantikan apa yang dikerjakan pemimpin. Untuk itu, dirinya mengajak para pemimpin untuk senantiasa dekat dengan rakyat. Menurut beliau, apabila pemimpin dekat dengan rakyat akan terbangun kedekatan yang bisa menjadi bahan acuan untuk program apa yang semestinya dikerjakan berdasarkan situasi yang ada di masyarakat.

      Pemimpin adalah seseorang yang harus bisa mempengaruhi orang lain dengan kebaikan serta memberikan contoh keteladanan, ujar Pak Jusuf Kalla. Pak Ganjar menambahkan masyarakat juga harus ikut terlibat dalam membangun bangsa ini. bukan hanya jadi penonton. Sebab jika hanya jadi penonton tak akan berujung apa-apa dan berakhir menjadi penggerutu saja.

       

      pic source: @MataNajwa

      Dipublikasi di Experience | Tag | 2 Komentar

      Solo Kota Serba Neka

      Siapa yang tidak kenal Solo ?, Kota Surakarta yang lebih dikenal “Solo” ini walaupun luasnya kurang lebih 44 kilometer persegi, tetapi memiliki wisata khas tersendiri. Wisata apakah itu ?, diantaranya ada wisata budaya dan wisata kuliner. Dengan mengusung slogan “Solo The Spirit of Java”, “Solo Kota Budaya”, Kota Solo terus mempertahankan dan memperkenalkan keanekaragaman budaya dan produk-produk kreatif lokal khas solo ke seantero dunia lewat rangkaian acara festival budaya tahunan yang berlangsung terus-menerus.

      Nuansa budaya tidak hanya terlihat pada keraton, museum ataupun pada acara festival budaya, tapi tampak pula pada pasar-pasar. Bila di kota lain, kita akan lebih banyak menemukan mall mall, tempat perbelanjaan mewah, gedung pencakar langit, di Solo kita akan lebih banyak menemukan pasar-pasar tradisional. Jangan salah, meskipun pasar tradisional, barang dagangan yang diperjualbelikan berkualitas. Malah Anda bisa menemukan jajanan khas ataupun barang khas yang tidak dijual di toko lain.

      Salah satu pasar yang menjadi ikon kota sekaligus pasar tertua di Solo adalah Pasar Gede Harjonagoro. Pasar Gede dibangun pada tahun 1927 dan diresmikan tahun 1930. Desain Pasar menggabungkan gaya Jawa dan gaya kolonial Belanda. Di Pasar Gede dapat kita temukan aneka macam makanan tradisional yang jarang ada di tempat lain seperti: es dawet telasih, cenil, klepon, grontol, utri, gatot. lopis, tiwul, sawut, dan sebagainya.


      Pasar Gede Harjonagoro

      Bila ingin tahu pasar utama hasil bumi di Solo, Anda bisa berkunjung ke Pasar Legi. Sesuai dengan namanya, dahulu Pasar ini hanya buka pada hari pasaran Legi. Namun, pada perkembangannya Pasar Legi buka setiap hari bahkan 24 jam. Pasar Legi menjadi tujuan pedagang besar dari berbagai daerah untuk mendapatkan barang yang kemudian di jual lagi di daerahnya. Bisa dibilang, Pasar Legi merupakan pasarnya para penjual, karena banyak diantara mereka yang membeli untuk dijual lagi. Sebagai pasar utama, tidak jarang harga-harga sembako di pasar lain sekitar Solo merujuk pada harga yang berlaku di Pasar Legi.


      Pasar Legi

      Bagi pecinta barang antik atau yang ingin mencari buah tangan saat datang ke Solo, Anda bisa mengunjungi Pasar Triwindu. Pasar Triwindu menjadi tempat jual beli aneka barang antik baik yang terbuat dari kayu, logam, kulit, maupun bahan-bahan lainnya. Selain menyediakan benda-benda antik, pada umumnya pedagang di Pasar Triwindu juga memiliki keahlian untuk membuat dupilikat atau repro sebuah benda yang bernilai tinggi tetapi persediaannya terbatas.


      Pasar Triwindu

      Mencari baju batik, kain batik atau sejenisnya ?, Anda bisa mampir ke Pasar Klewer. Pada masa lalu pasar ini dinamai Pasar Slompretan. Namun, karena cara pedagang disini yang menjajakan barang dagangannya dengan menyampirkan di pundak-pundak sehingga kleweran, sebutan Pasar Klewer menjadi lebih melekat. Lorong-lorong yang sempit, dan bau khas kain yang tercium menjadi suasana khas yang tidak dijumpai di tempat perbelanjaan lainnya.


      Pasar Klewer

      Bingung mencari barang bekas ?, Pasar Klithikan Notohardjo bisa menjadi PIlihan Anda. Sesuai dengan namanya, Pasar klithikan merupakan wadah bagi pedagang kaki lima yang menjual berbagai barang bekas, seperti pakaian, barang elektronik, ponsel, spare part kendaraan, dan barang lainnya.


      Pasar Klithikan

      Obyek wisata lain yang bersifat kebendaan antara lain ada Keraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, Monumen Pers, Gedung Wayang Orang Sriwedari, Taman Satwa Taru Jurug. Ada juga perkampungan yang menjadi tempat wisata sekaligus tempat berbelanja seperti Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Laweyan. Bila ingin merasakan sensasi bersantap malam di ruang terbuka, bisa mengunjungi Galabo (Gladag Langen Bogan) yang merupakan pusat wisata kuliner di kota Solo.

      image


      Galabo

      Keterbatasan potensi alam yang dimiliki Kota Solo, tidak menyurutkan kota ini untuk menghadirkan aneka obyek wisata yang dapat menarik pengunjung. Justru dengan keterbatasan tersebut membuat Pemerintah Kota Surakarta bersama masyarakat berinovasi membuat beragam obyek wisata yang beberapa diantaranya telah diuraikan diatas. Salah satu inovasi objek wisata lainnya adalah wisata transportasi yang saat ini masih langka di Indonesia. Kota solo memiliki beberapa wisata transportasi, diantaranya Bis Tingkat Werkudara dan Sepur Kluthuk Jaladara.

      image

      Dengan Bus Tingkat Werkudara, Anda akan diajak berkeliling kota Solo yang sebagian besar merupakan tempat bersejarah seperti Loji Gandrung, Taman Sriwedari, Museum Batik Wuryaningratan, Pasar Triwindu, Kampung Batik Laweyan, Benteng Vastenburg, Pasar Gede, dan sebagainya. Sedangkan dengan Sepur Kluthuk Jaladara, Anda akan diajak wisata keliling kota mengendarai kereta uap kuno buatan tahun 1896 berbahan bakar kayu bakar. Rute membentang dari Stasiun Purwosari yang dibangun tahun 1875 menuju ke Stasiun Kota Sangkrah yang dibangun tahun 1922, dengan melintasi rel dalam kota, satu-satunya yang masih ada di Indonesia, membentang persis di tepi Jalan Slamet Riyadi.

      Solo dengan aneka wisata uniknya, tentu dapat menjadi pilihan Anda ketika ingin bepergian bersama keluarga, menikmati suasana yang lain daripada yang lain, atau sekedar ingin bernostalgia dengan nuansa tempo dulu. Pastinya Anda akan memiliki kesan dan kenangan tersendiri ketika mampir ke Solo. Karena seperti kata orang, Solo itu SOesah diLOepakan..Semoga bermanfaat Smile

      pic.source:
      arumsekartaji
      kompasiana
      virmansyah
      wonderfulsolo
      solopos
      surakarta.go.id

      Dipublikasi di info | Tag , , , , | 7 Komentar