Updates from Januari, 2014 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • arifrohmadi 7:47 am on January 20, 2014 Permalink | Balas
    Tags: motivation   

    Goal Keuangan 

    “Anda tidak pernah akan kemana-mana kalau Anda sendiri tidak tahu akan kemana”

    Penyebab utama seseorang tidak pernah menjadi kaya adalah ia sendiri tidak memilih atau memiliki target untuk menjadi kaya. Kaya adalah akibat dari sebuah tindakan. Untuk membuat tindakan Anda efektif dan sesuai dengan hasil yang Anda inginkan, Anda harus memiliki gambaran bentuk tindakan yang akan Anda lakukan. Itulah yang disebut sebagai perencanaan atau goal.

    Langkah-langkah untuk membuat goal menurut Ongky Hojanto:

    1. POSITIF

    Goal Anda harus dinyatakan dalam kalimat positif serta dapat diukur dengan pasti. Bahagia, senang, dan sehat adalah contoh goal yang tidak dapat diukur dengan pasti.

    Contoh:

    Saya ingin bahagia – tidak dapat diukur.

    Tanya : “Apa yang membuat Anda bahagia ?”

    Jawab : “Kalau saya mempunyai banyak uang”

    Tanya : “Berapa banyak uang yang Anda inginkan ?”

    Jawab : “Sekitar Rp 10.000.000.000”.

    Berarti goal Anda harus diubah. Bukannya saya ingin bahagia, tetapi: saya ingin memiliki uang sebesar Rp 10.000.000.000.

    2. CONTEXT

    Context berbicara tentang kapan, ,dimana, dan dengan siapa Anda menginginkan goal Anda menjadi nyata.

    Contoh:

    Positif – Saya ingin memiliki uang sebesar Rp 10.000.000.000.

    Context  -  (Di mana) Di bank BCA

                 – (Kapan) Bulan Desember 2015

    3. EVIDENCE

    Anda harus bisa melihat dengan imajinasi Anda dan melibatkan pancaindra (saya melihat, saya mendengar, saya merasa) pada saat Anda telah memiliki atau mencapai goal Anda dan proses pada saat Anda menuju goal Anda.

    Bagaimana Anda tahu telah mencapai goal Anda ?

    Contoh:

    Saya melihat tabungan saya bertambah sebesar Rp 10.000.000.000.

    Saya mendengar istri saya berkata, “Pa,uang kita sudah banyak sekarang.”

    Saya merasa senang karena bisa memiliki banyak waktu untuk bermain dengan anak-anak saya.

    Bagaimana Anda tahu Anda sedang menuju ke arah goal Anda ?

    Contoh:

    Ketika saya melihat diri saya menyetorkan uang di bank

    4. SELF CONTROL

    Anda tidak dapat membuat goal untuk orang lain karena mereka memiliki kehendak bebas dan Anda tidak dapat mengontrol mereka sepenuhnya.

    Anda tidak dapat mengatakan:

    Saya ingin anak saya …. ….

    Saya ingin suami/istri saya … ….

    5. ACTION

    Ada tiga tindakan yang harus Anda buat untuk membawa Anda sedikit lebih dekat kepada goal Anda:

    1. Apa tindakan yang harus Anda tingkatkan ?

    Contoh: saya akan meningkatkan kunjungan prospek agar penjualan saya meningkat

    2. Kebiasaan apa saja yang harus Anda kurangi agar waktunya bisa digunakan untuk melakukan tindakan nomor 1 ?

    Contoh: mengurangi waktu menonton TV. Alihkan ke tindakan baru yang akan saya lakukan.

    3. Langkah awal apa yang akan saya lakukan untuk membawa saya satu langkah lebih dekat ke goal saya ?

    Contoh: Membuat jadwal kunjungan untuk besok dan minggu ini.

    6. WORTHWHILE

    Anda harus memiliki alasan yang kuat mengapa Anda harus mencapai goal Anda.

    Tanyakan mengapa goal Anda penting.

    Contoh:

    Tanya: “Mengapa Anda ingin memiliki uang sebanyak Rp 10.000.000.000 ?”

    Jawab : “Karena saya ingin membahagiakan keluarga saya.”

    Tanya : “Mengapa itu penting ?”

    Jawab : “Karena saya ingin menjadi suami dan ayah yang bertanggungjawab”

    7. VISUAL

    Anda harus bisa membayangkan secara mendalam saat Anda memiliki apa yang Anda inginkan (goal). Rasakan perasaan saat itu, dengarkan apa yang ingin Anda dengar, dan lihat apa yang ingin Anda lihat. Perbesar gambar yang Anda lihat, perjelas suara yang Anda dengar, dan lipat gandakan perasaan yang Anda rasakan 100 kali lipat.

    Simpan goal Anda di pikiran dan hati Anda agar setiap saat ia bisa memberitahu Anda apabila ada tindakan Anda yang menjauhi jalan menuju goal Anda.

    Catatan:

    2 hal yang penting dalam membuat goal:

    1. Tuliskan di kertas.

    2. Tuliskan di pikiran Anda

    ~ referensi: Financial Revolution in Action

     
  • arifrohmadi 6:49 am on January 16, 2014 Permalink | Balas  

    21 Pola Pikir Orang Kaya 

    Menurut Pak Tung Desem Waringin, yang membedakan antara orang kaya dan orang miskin adalah pola pikirnya. Ada 21 pola pikir orang kaya yang sering beliau utarakan, yaitu :

     image

           

        1. Orang kaya membuat nilai tambah, orang miskin tidak membuat atau membuat sedikit nilai tambah
        2. Orang kaya mempunyai faktor kali, orang miskin tidak mempunyai faktor kali
        3. Orang kaya memastikan orang lain win baru dia win, orang miskin berpikir lose-win, win-lose, atau win dulu orang lain baru win
        4. Orang kaya penuh daya upaya (selalu berdaya/resourcesfulness), orang miskin penuh alasan yang membatasi.
        5. Orang kaya bertanggungjawab terhadap hidupnya, orang miskin menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain, dan nasib.
        6. Orang kaya bermain dengan uang untuk menang, orang miskin bermain dengan uang untuk tidak kalah.
        7. Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya, orang miskin ingin menjadi kaya
        8. Orang kaya berpikir besar, orang miskin berpikir kecil.
        9. Orang kaya berfokus pada kesempatan
        10. Orang kaya mengagumi orang kaya dan sukses lainnya, orang miskin iri pada orang kaya dan sukses lainnya.
        11. Orang kaya bergaul dengan orang positif dan sukses, orang miskin bergaul dengan orang negatif dan tidak sukses
        12. Orang kaya bersedia mempromosikan diri mereka dan nilai-nilai mereka, orang miskin berpikiran negatif tentang penjualan dan promosi.
        13. Orang kaya lebih besar daripada masalah mereka, orang miskin lebih kecil dari masalah mereka.
        14. Orang kaya adalah penerima yang luar biasa, orang miskin adalah penerima yang buruk.
        15. Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasil, orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu.
        16. Orang kaya berpikiri “Dua-duanya”, orang miskin berpikir “Salah satu/atau”
        17. Orang kaya berfokus pada wealth style (massive & passive income), orang miskin berfokus pada life style (gaya hidup).
        18. Orang kaya mengatur uang mereka dengan baik, orang miskin tidak mengatur uang mereka dengan baik.
        19. Orang kaya membuat uang bekerja keras untuk mereka, orang miskin membuat diri mereka bekerja keras untuk uang.
        20. Orang kaya bertindak melawan ketakutan mereka, orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka.
        21. Orang kaya terus-menerus belajar dan bertumbuh, orang miskin berpikir mereka sudah tahu.
         
        • janh392 2:36 pm on Februari 7, 2014 Permalink | Balas

          5. Orang kaya bertanggungjawab terhadap hidupnya, orang miskin menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain, dan nasib.
          21. Orang kaya terus-menerus belajar dan bertumbuh, orang miskin berpikir mereka sudah tahu.

          kalau begitu saya berkomitmen untuk menjadi kaya, bismillah.. 🙂
          kaya hati, kaya pikiran, kaya harta, kaya ilmu, amiiin

      c
      Compose new post
      j
      Next post/Next comment
      k
      Previous post/Previous comment
      r
      Balas
      e
      Sunting
      o
      Show/Hide comments
      t
      Pergi ke atas
      l
      Go to login
      h
      Show/Hide help
      shift + esc
      Batal